- MBG dan Filantropi Gotong Royong: Solusi Pembiayaan Tanpa APBN
- BWI Genjot Wakaf Produktif
- IFRC Kirim Donasi Ebola ke Kongo
- Yatim Mandiri Gelar Inspiring Muharram
- Pertamina Cilacap Santuni Dhuafa
- LAZ Hadji Kalla Bantu Korban Kebakaran
- Yatim Karanganyar Dapat Alat Sekolah
- BAZNAS Lampung Buka Beasiswa Tahfiz
- LAZ YM Batu Santuni Yatim
- Donasi Global Turun WNI Tetap Dermawan
BAZNAS RI Dukung Implementasi Green Zakat melalui Peluncuran BSI Waste Management
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mewakili Ketua BAZNAS RI memberikan sambutan pada acara Launching Green Zakat Implementation: BSI Waste Management yang diselenggarakan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI), di Pondok Pesantren Hafidz Indonesia Center (HIC), Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jumat (19/6/2026).
Dalam sambutannya, H. Idy Muzayyad menyampaikan bahwa implementasi Green Zakat merupakan wujud nyata pengelolaan zakat yang tidak hanya berorientasi pada pengentasan kemiskinan, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Program ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan melalui pemberdayaan mustahik berbasis pengelolaan sampah.
Program BSI Waste Management merupakan implementasi dari Green Zakat Framework yang mengembangkan ekosistem pengelolaan sampah melalui kelompok usaha mustahik, pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi, serta Kios Daur Ulang "Ubah Sampah Jadi Emas", sehingga masyarakat dapat menukarkan sampah anorganik menjadi Tabungan Emas BSI. Program ini juga diharapkan mampu menciptakan peluang usaha, lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui ekonomi sirkular.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut GH ESG BSI M. Syukron Habiby, RCEO Jakarta 1 BSI Fiti Syam, Pimpinan Pondok Pesantren Hafidz Indonesia Center Ustadz Bahrudin, Direktur Eksekutif BSI Maslahat Sukoriyanto Saputro, Co-Founder & Chief Brand Officer PT Indonesia Bebas Sampah (Kepul) R. Satrio Budoyo, Direktur PT Gladi Bersih Lancar Sarwono, serta National Project Coordinator UNDP Made Dwi Rani.
-
4. Foto 1 (Sumber: BAZNAS RI)










.png)
.png)