- Tokopedia dan LAZISNU Salurkan Paket Buka Puasa
- Zakat: Pengertian, Hukum, Jenis, Syarat, dan Ketentuan
- Sungai Rahmat Suscia Rahmani
- Zakat Fitrah di Tengah Banjir Rob: Dari Teks Fikih ke Aksi Nyata
- BAZNAS Salurkan Beras ke Korban Rob Bekasi
- Sahkah Puasa Jika Meninggalkan Shalat?
- Sejarah Zakat di Indonesia
- Zakat di Kerajaan Arab Saudi
- Besarnya Pahala Shalat Tarawih Ramadhan
- Bolehkah Makan Setelah Imsak? Ini Penjelasannya
Tokopedia dan LAZISNU Salurkan Paket Buka Puasa

Keterangan Gambar : Foto: Dok: Nucare.id
Bantuan makanan berbuka tersebut berasal dari penghimpunan zakat mal masyarakat melalui platform Tokopedia. Dana yang terkumpul kemudian disalurkan kepada warga fakir dan miskin dari 12 kelurahan di Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Baca Lainnya :
- Perkuat Ekosistem Zakat, BAZNAS RI Hadirkan ZCorner di Rest Area KM 720
- Program Zmart BAZNAS Tingkatkan Omzet Pedagang Mikro di Kaltara0
- Dari Talang Semut, Ibu Fitri Bangkit Lewat Program ZChicken BAZNAS0
- Perkuat Usaha Mustahik, BAZNAS Dukung Cici Lewat Bantuan Freezer untuk Gerai Z-Chicken0
- Dibantu BAZNAS, Risol Panas Lamlagang Laris Manis di Banda Aceh0
Manajer Pendistribusian NU Care-LAZISNU PBNU, Dinny Farwita, menjelaskan bahwa program berbagi buka puasa ini digelar secara konsisten sepanjang Ramadan sebagai bentuk optimalisasi penyaluran zakat mal. “Kegiatan ini sudah berjalan sejak hari pertama Ramadan dan insyaallah berlanjut hingga akhir Ramadan. Kami berupaya memastikan proses pendistribusian berjalan baik dan sesuai kebutuhan jamaah yang hadir setiap harinya. Terima kasih kami sampaikan kepada para donatur, khususnya muzakki LAZISNU melalui platform Tokopedia, yang telah mempercayakan zakatnya untuk mendukung program ini,” ujar Dinny.
Ia menambahkan, meningkatnya jumlah jamaah dalam beberapa hari terakhir menunjukkan besarnya kebutuhan sekaligus tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan Ramadan yang digelar NU. Karena itu, evaluasi terus dilakukan agar distribusi hidangan berbuka tetap optimal hingga akhir bulan suci.
Ketua DKM Masjid An-Nahdlah, Syatiri Ahmad, menerangkan bahwa agenda Ramadan di masjid tersebut mencakup Kultum Zuhur, Tahsin Qiraatul Qur’an, kajian kitab kuning menjelang berbuka, serta salat tarawih berjamaah. Rangkaian ini menjadi wadah silaturahmi antara kalangan ulama dan masyarakat sekitar.
Menurutnya, sebagian besar jamaah yang hadir berasal dari kelompok ekonomi terbatas. Bahkan dalam beberapa hari terakhir, lonjakan kehadiran sempat menyebabkan kekurangan nasi kotak karena tingginya antusiasme. “Dengan menerima takjil saja mereka sudah sangat bersyukur dan bergembira. Kami berharap program ini terus berlanjut agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” ungkap Syatiri.
Salah satu jamaah, Kiki (11), anak berkebutuhan khusus, mengikuti kegiatan sejak sore hingga salat tarawih. Ia datang bersama tetangganya dengan berjalan kaki dari kawasan Pasar Gembrong Lama, Johar Baru, Jakarta Pusat. Kehadirannya menjadi gambaran semangat jamaah dalam memperdalam ilmu agama dan mempererat kebersamaan selama Ramadan.
Melalui inisiatif ini, NU Care-LAZISNU kembali menegaskan komitmennya dalam memastikan zakat tersalurkan secara tepat sasaran dan berkesinambungan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kontributor: Daffa Atha
Editor: MAS
Sumber: www.nucare.id

1.png)







.jpg)
.png)
.png)