- IZI dan DKM Nurul Iman Salurkan Sembako Fidyah
- BAZNAS RI dan Artajasa Gelar Bazar Amal untuk Warga Prasejahtera
- IZI Kolaborasi dengan Bank Panin Dubai Syariah
- IZI Gelar Tarhib Ramadan di Cianjur
- Z-Talk BAZNAS RI Dorong “Zakat Menguatkan Indonesia”
- Ramadan 2026, BAZNAS Bidik Rp515 M
- BAZNAS RI Luncurkan 29 Program Ramadan
- BAZNAS RI Gandeng Media Perkuat Zakat untuk Pembangunan Nasional
- Ramadan Optimalkan Manfaat Zakat untuk Mustahik
- Tokoh Media: Zakat Instrumen Strategis Cegah Ketimpangan Sosial
Bela Palestina Bergemuruh di Negara NATO
https://www.cnbcindonesia.com

Keterangan Gambar : Foto: Asistensi AI
Italia kembali diguncang gelombang protes besar terkait pencegatan armada bantuan internasional untuk Gaza. Serikat pekerja Italia menyerukan pemogokan umum pada Jumat (3/10/2025) mendatang sebagai bentuk solidaritas, sementara aksi unjuk rasa sudah lebih dulu pecah di sejumlah kota pada Rabu (1/10/2025) malam.
Di Napoli, demonstran sempat menduduki stasiun kereta utama hingga melumpuhkan lalu lintas. Sementara di Roma, polisi mengepung stasiun Termini setelah ratusan orang berkumpul di pintu masuk.
Global Sumud Flotilla (GSF) yang terdiri lebih dari 40 kapal sipil dengan 500 penumpang, yang terdiri dari aktivis, pengacara, hingga anggota parlemen, dicegat oleh militer Israel. Armada ini membawa obat-obatan dan makanan untuk menembus blokade Israel atas Gaza.
Baca Lainnya :
- RI Harus Pimpin Dunia Setop Genosida di Gaza0
- Luksemburg Akui Negara Palestina, Tangisi Derita Gaza0
- SDIT Al-Urwatul Wutsqo Donasi untuk Palestina0
- Pelayaran Kemanusiaan ke Gaza, Delegasi RI Dukung Tunisia 0
- Mengapa Palestina Masih Sulit Merdeka?0
"Agresi terhadap kapal-kapal sipil yang membawa warga negara Italia merupakan masalah yang sangat serius," tegas serikat pekerja CGIL dalam pernyataan resminya. CGIL menegaskan aksi mogok akan diikuti serikat lain, seperti dikutip Reuters, Kamis (2/10/2025).
Sebelumnya, organisasi akar rumput Unione Sindacale di Base (USB) juga menggelar aksi serupa pada 22 September lalu yang berakhir ricuh di Milan. Kali ini, USB berencana memblokir pelabuhan Genoa dan menyerukan massa berkumpul pada Kamis malam.
Selama dua pekan terakhir, pekerja pelabuhan di Italia telah mencegah sejumlah kapal berlabuh dan memuat barang, menargetkan kapal yang mereka klaim terlibat perdagangan dengan Israel.

1.png)







.jpg)
.png)
.png)