- Beasiswa S2-S3 Pertanian SEARCA Dibuka
- Usaha Mustahik Meranti Dibantu Rp219 Juta
- Zakat 2025 Jangkau 43,7 Juta Mustahik
- Beasiswa Amil Dievaluasi Agar Berdampak
- Gubernur Papua: Perluas Manfaat Zakat
- Palestina, Dari Kepedulian Menuju Donasi dan Diplomasi Kemanusiaan
- AI Muse dan Transformasi Digital Filantropi Islam Indonesia
- Kota Ziswaf Digital: Membangkitkan Raksasa Filantropi
- Bun Wid, Dermawan Rumah Dhuafa dari Madura
- Lembaga Keagamaan Cilegon Dapat Hibah
RZ Gempur Stunting Desa Kraton

Keterangan Gambar : Foto: Rumahzakat.org
Upaya menurunkan angka stunting terus digencarkan melalui aksi nyata di lapangan. Rumah Zakat kembali menjalankan program pendampingan pola asuh bagi ibu dengan anak bawah dua tahun (baduta) di Desa Berdaya Kraton.
Program ini merupakan bentuk intervensi langsung kepada keluarga yang memiliki anak dengan indikasi stunting. Data sasaran diperoleh dari pemantauan rutin melalui pengukuran berat dan tinggi badan yang dilakukan setiap bulan. Pada pelaksanaan kali ini, sepuluh keluarga menjadi penerima manfaat pendampingan.
Kegiatan berlangsung pada Jumat, 18 April 2026, pukul 15.00 hingga 17.30 WIB. Pendampingan dilakukan dengan metode door to door guna meningkatkan efektivitas penyampaian materi. Melalui pendekatan tersebut, kader dapat memberikan edukasi secara lebih personal. Selain itu, interaksi dengan masing-masing keluarga menjadi lebih intens dan menyesuaikan dengan kondisi yang dihadapi.
Baca Lainnya :
- Ponpes Terbakar, Kantor Zakat Hangus0
- Zakat Rp 1 M Berdayakan Dhuafa Gorontalo0
- Seleksi Capim BAZNAS Makassar Diserbu Pendaftar0
- RZ Latih Mustahik Skill Menjahit 0
- Lazisnu Distribusi Zakat ke Mustahik di Jatim0
Dalam kegiatan ini, kader menyampaikan berbagai materi penting, mulai dari pola asuh yang tepat, pemenuhan gizi seimbang, hingga pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Para ibu baduta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memantau tumbuh kembang anak secara berkala. Hal ini bertujuan agar potensi stunting dapat dideteksi lebih dini dan segera ditangani.
Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, kader juga memberikan dorongan motivasi kepada para ibu agar konsisten menerapkan pola asuh sehat dalam kehidupan sehari-hari. Pendampingan pola asuh ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap bulan, dengan dukungan dana zakat dan infak dari para donatur.
Dukungan tersebut menjadi elemen penting dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan. Melalui program ini, para orang tua diharapkan semakin memahami cara pengasuhan anak yang baik. Pengetahuan tersebut menjadi bekal utama dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan angka stunting, sehingga tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Desa Berdaya Kraton.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.rumahzakat.org











.png)
.png)