- Seleksi Capim BAZNAS Makassar Diserbu Pendaftar
- PBNU: Zakat Solusi Krisis Global
- Dibantu BAZNAS Usaha Neneng Raih Belasan Juta
- Syarat dan Cara Daftar Beasiswa BCA 2026
- Lebih dari Ibadah: Kurban sebagai Senjata Melawan Ketimpangan
- Amalan Kecil Rutin yang Berdampak Besar
- Aceh Siapkan 24 Sapi Kurban Presiden
- Warga Gaza Terima 15.000 Paket Sembako BAZNAS
- Gubernur Andi Hibah Rp800 Juta ke PWNU Sulsel
- Ambon Jadi Motor Filantropi Inklusif
Seleksi Capim BAZNAS Makassar Diserbu Pendaftar

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rakyatsulsel.fajar.co.id
Pemerintah Kota Makassar, mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam proses seleksi calon pimpinan (capim) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode mendatang.
"Hingga penutupan pendaftaran, total sebanyak 68 orang resmi mendaftarkan diri," jelas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Makassar, Mohammad Syarief, di Makassar, Sulsel, Jumat (17/4/2026).
Syarief berharap, melalui proses seleksi yang transparan dan akuntabel ini, akan terpilih komisioner BAZNAS yang profesional, berintegritas, serta mampu mengoptimalkan pengelolaan zakat demi kesejahteraan masyarakat.
Baca Lainnya :
- RZ Latih Mustahik Skill Menjahit 0
- Lazisnu Distribusi Zakat ke Mustahik di Jatim0
- JPZIS Mushala Nurul Hidayah Salurkan ZIS untuk Warga Bogor0
- Rumah Yatim Berbagi Parcel Lebaran di Kalsel 0
- LAZISNU Jatim Buka Dapur Umum Ramadan di Aceh Tamiang0
Dia juga menyampaikan bahwa para pendaftar berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari praktisi, aktivis sosial, akademisi, hingga unsur organisasi keagamaan.
"Jumlah pendaftar mencapai 68 orang. Ini menunjukkan minat yang besar dari masyarakat untuk berkontribusi dalam pengelolaan zakat di Kota Makassar," kata dia.
Menarik dia, dalam seleksi kali ini juga diikuti oleh sejumlah akademisi dengan kualifikasi tinggi, termasuk Guru Besar (Profesor) serta akademisi peserta bergelar Doktor (S3).
Selain itu, terdapat pula perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang turut ambil bagian. Syarief menambahkan, terdapat sekitar tiga petahana yang kembali mengikuti seleksi, meskipun ketua BAZNAS periode sebelumnya tidak ikut mendaftar.
"Saat ini, panitia seleksi tengah memasuki tahapan awal berupa pemeriksaan berkas administrasi yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari," tuturnya.
Hasil seleksi administrasi selanjutnya akan dilaporkan kepada panitia seleksi untuk ditinjau dan ditetapkan.
Memasuki tahap berikutnya, peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti tes berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT). Ini, yang direncanakan berlangsung pada 20–21 April mendatang di MAN 2 Makassar, dengan dukungan dari Kementerian Agama.
Materi ujian akan mencakup pemahaman fikih zakat, regulasi terkait pengelolaan zakat termasuk Undang-Undang BAZNAS, serta wawasan mengenai peran strategis BAZNAS dalam kehidupan sosial masyarakat.
Proses seleksi ini akan menyaring peserta menjadi 10 besar yang sepenuhnya menjadi kewenangan panitia seleksi. "Secara umum mekanisme seleksi masih sama seperti periode sebelumnya, namun kali ini lebih selektif karena didukung sistem aplikasi dari Kementerian Agama," ucap Syarief.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.rakyatsulsel.fajar.co.id








.jpg)
.png)
.png)