RZ Latih Pemuda Peduli Lingkungan

By Revolusioner 11 Agu 2026, 07:15:05 WIB LAZ
RZ Latih Pemuda Peduli Lingkungan

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Kompasiana.com


Rumah Zakat menggelar Earth Warriors Academy untuk mendorong pemuda peduli lingkungan, sebagaimana dilaporkan Kompasiana pada 11 Agustus 2026, pukul 06.00 WIB dan diperbarui pada pukul 06.10 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Jakarta pada 9 Agustus 2026.

Persoalan lingkungan kerap dipandang sebagai isu besar yang membutuhkan solusi besar. Padahal, perubahan perilaku dapat dimulai dari hal sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui Earth Warriors Academy, Rumah Zakat mengajak generasi muda mengenali persoalan lingkungan di sekitar tempat tinggal sekaligus membangun keberanian untuk mengambil aksi.  

Program yang mengusung tema "Earth Awareness and Leadership" ini digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026, di GOR Pemadam Joglo, Jakarta Barat, dengan melibatkan generasi muda usia 13--22 tahun.  

Baca Lainnya :

Berbeda dengan kegiatan edukasi lingkungan yang berfokus pada penyampaian materi, Earth Warriors Academy menggunakan pendekatan experiential learning. Peserta diajak untuk melihat persoalan, mengalami proses pembelajaran secara langsung, berdiskusi, kemudian menentukan aksi yang dapat dilakukan di lingkungan terdekat.  

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pemantik untuk membangun kesadaran peserta mengenai kondisi lingkungan dan tantangan yang dihadapi saat ini. Peserta kemudian mengikuti Earth Exploration, yang mengajak mereka belajar melalui dua pengalaman utama: Plant & Care dan Waste Management.  

Pada sesi Plant & Care, peserta belajar mengenali manfaat tanaman bagi lingkungan serta kebutuhan dasar tanaman melalui praktik menanam dan merawat tanaman.  

Sementara itu, pada sesi Waste Management, peserta melakukan praktik pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu. Pendekatan sederhana ini dirancang agar peserta memahami bahwa pengelolaan lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari di rumah.  

"Kami ingin anak muda tidak berhenti pada kesadaran bahwa lingkungan sedang menghadapi masalah. Mereka perlu memiliki keberanian untuk melihat masalah di sekitarnya dan kemudian bertanya, 'Apa yang bisa saya lakukan?'" ujar Budi Pratama, Environmental Empowerment Head Rumah Zakat.  

Menurut dia, lingkungan sekitar tempat tinggal merupakan ruang belajar yang paling dekat bagi generasi muda. Karena itu, peserta tidak langsung diberikan tantangan untuk menyelesaikan persoalan lingkungan dalam skala besar, tetapi terlebih dahulu diajak mengenali masalah yang benar-benar mereka temui.  

"Kami ingin mengubah cara pandang bahwa aksi lingkungan harus selalu besar. Satu tanaman yang dirawat, satu kebiasaan memilah sampah, atau satu masalah di lingkungan yang berhasil diidentifikasi dapat menjadi awal dari kepemimpinan lingkungan," lanjut Budi.  

Setelah mengikuti Earth Exploration, peserta diarahkan pada tahap Earth Mission. Pada tahap ini, mereka ditantang untuk mengidentifikasi persoalan lingkungan nyata di sekitar tempat tinggal masing-masing, mencari kemungkinan solusi, dan mengembangkan gagasan aksi.  

Proses tersebut kemudian dilanjutkan melalui Earth Campaign Lab, sebagai ruang bagi peserta untuk belajar mengomunikasikan gagasan lingkungan dan mengajak orang lain terlibat dalam aksi.  

Dengan pendekatan tersebut, Earth Warriors Academy tidak hanya menempatkan generasi muda sebagai penerima edukasi lingkungan, tetapi sebagai calon penggerak perubahan di komunitasnya.  

Rumah Zakat berharap program ini dapat menjadi model pembelajaran lingkungan yang menggabungkan environmental awareness, leadership, problem solving, dan community action.  

Kontributor: Raeihan  

Editor: MAS  

Sumber: www.kompasiana.com 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment