- Info Beasiswa Tahfiz Rp2 Juta per Bulan
- Ada Beasiswa Dana Abadi Diponegoro
- Bank Permata Syariah Berzakat Rp12,1 M
- Mustahik Bukittinggi Dapat Zakat Rp38,8
- Baznas-PNM Salur 15 Ambulans Rp5,7 M
- Ini Beasiswa Unram dan Bank NTB Syariah
- Ada Beasiswa Penuh SMA Unggul Garuda
- Panduan Bayar Zakat Akhir Tahun
- Kemenag Buka Program Sertifikasi Amil
- Baznas: Potensi Zakat Pertanian Rp13 T
Bank Permata Syariah Berzakat Rp12,1 M

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Infobanknews.com
Unit Pengumpul Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK) Permata Bank Unit Usaha Syariah mencatat penyaluran dana zakat dan kebajikan mencapai Rp12,1 miliar sepanjang Januari hingga 31 Agustus 2026. Dana tersebut telah menjangkau 44.480 penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.
Dari total penyaluran tersebut, sebanyak Rp8,3 miliar berasal dari dana zakat dan Rp3,8 miliar merupakan dana kebajikan. Penyaluran dilakukan melalui sejumlah program yang mencakup infrastruktur dan fasilitas, sosial lainnya, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, serta kebencanaan dan kemanusiaan.
Berdasarkan kelompok penerima zakat atau asnaf, sebanyak 29.935 penerima manfaat berasal dari golongan fisabilillah, 14.373 dari golongan miskin, dan 172 merupakan mualaf.
Baca Lainnya :
- Potensi Rp4 M, Pegawai MBG Tasik Berzakat 0
- LP2M MUI Dorong Mualaf Jadi Muzaki0
- Panen Raya, Petani Baznas Berzakat0
- BAS Aceh Besar Berzakat Rp400 Juta0
- Bank Aceh Berzakat Rp11,94 M0
Direktur Permata Bank Unit Usaha Syariah, Rudy Basyir Ahmad, mengatakan penyaluran zakat dan dana kebajikan tidak semata-mata diukur dari besaran dana yang disalurkan, tetapi juga dari dampak yang diberikan kepada masyarakat.
"Karena itu, melalui UPZDK Permata Bank Syariah, kami berupaya memastikan penyaluran dilakukan melalui program yang relevan dan tepat sasaran, mulai dari membuka akses pendidikan dan kesehatan, memperkuat infrastruktur dasar, hingga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Kami ingin setiap program tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga memberikan manfaat yang berkelanjutan," ucap dia dalam keterangan resmi dikutip, 9 Oktober 2026.
Secara keseluruhan, program UPZDK Permata Bank Syariah telah menjangkau 16 provinsi di Indonesia. Jawa Barat menjadi wilayah dengan penerima manfaat terbanyak, yakni mencapai 24.454 jiwa, disusul DKI Jakarta sebanyak 7.604 jiwa dan Jawa Tengah 2.881 jiwa.
Penyaluran dana tersebut juga diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui program Patriot Ketahanan Pangan yang menyasar penguatan kapasitas petani dan penggerak pertanian agar mampu mengembangkan usaha sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di daerahnya.
"Bagi Permata Bank, kontribusi ini merupakan bagian dari upaya untuk membuka akses dan memperluas peluang bagi masyarakat. Harapan kami, semakin banyak penerima manfaat yang tidak hanya terbantu hari ini, tetapi juga memiliki bekal dan kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih mandiri," ujar dia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.infobanknews.com











.png)
.png)