Bolehkah Makan Setelah Imsak? Ini Penjelasannya

By Revolusioner 26 Feb 2026, 09:26:50 WIB Z-Spirit
Bolehkah Makan Setelah Imsak? Ini Penjelasannya

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rumahzakat.org


Banyak orang bertanya, apakah masih diperbolehkan makan dan minum setelah terdengar tanda imsak? Haruskah langsung berhenti, atau boleh melanjutkan hingga azan Subuh? Untuk memahami hal ini, penting meninjau kembali ketentuan puasa dalam Islam.

Puasa Ramadan hukumnya wajib bagi setiap Muslim yang telah balig dan berakal. Kewajiban ini ditegaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 183, yang menjelaskan bahwa puasa diwajibkan agar umat Islam bertakwa. Orang yang meninggalkan puasa tanpa alasan syar’i berdosa, sedangkan yang berhalangan wajib menggantinya dengan qada atau fidyah sesuai ketentuan syariat.

Sebelum berpuasa, umat Islam dianjurkan untuk bersahur. Meski hukumnya sunah, sahur memiliki keutamaan besar dan penuh keberkahan. Nabi Muhammad menganjurkan umatnya untuk bersahur, bahkan meskipun hanya dengan seteguk air, karena di dalamnya terdapat keberkahan dan doa dari Allah serta para malaikat bagi orang yang melaksanakannya.

Baca Lainnya :

Waktu sahur dimulai sejak pertengahan malam hingga menjelang fajar. Dalam hadis riwayat Aisyah r.a., dijelaskan bahwa Rasulullah mengakhirkan waktu sahur dan menyegerakan berbuka. Hal ini menunjukkan bahwa waktu terbaik untuk sahur adalah mendekati azan Subuh.

Lalu bagaimana dengan imsak? Imsak sebenarnya bukan penanda dimulainya puasa, melainkan peringatan agar seseorang berhati-hati supaya tidak melewati batas waktu Subuh. Berdasarkan hadis riwayat Zaid bin Tsabit r.a., jarak antara sahur Nabi dan salat Subuh kira-kira seukuran membaca 50 ayat Al-Qur’an. Ini menunjukkan bahwa sahur memang dilakukan mendekati waktu Subuh.

Dengan demikian, makan dan minum masih diperbolehkan saat waktu imsak, selama azan Subuh belum berkumandang. Ketika azan Subuh telah terdengar, barulah seseorang wajib menghentikan makan dan minumnya karena waktu puasa telah dimulai.

Ramadan adalah bulan mulia yang penuh keberkahan. Selain menjaga kesempurnaan puasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal saleh seperti sedekah, karena pahalanya dilipatgandakan oleh Allah Swt.

Kontributor: Daffa Atha

Editor: MAS

Sumber: www.rumahzakat.org 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment