Darut Tauhid (DT) Peduli Mataram NTB melakukan kunjungan ke Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mataram pada pekan lalu. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda koordinasi sekaligus penyampaian laporan penghimpunan zakat, infak, sedekah dan wakaf (ziswaf) Semester I Tahun 2026.
Penyampaian laporan secara langsung menjadi bentuk keseriusan DT Peduli Mataram NTB dalam menjalankan pengelolaan dana umat secara transparan dan akuntabel. Langkah tersebut sekaligus mencerminkan komitmen lembaga terhadap penerapan tata kelola yang baik dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor DT Peduli Mataram NTB Ragil Hidayat hadir bersama Staf Program DT Peduli Mataram NTB Muhammad Daud. Kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara DT Peduli sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) dengan BAZNAS Kota Mataram sebagai lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan zakat.
Baca Lainnya :
Pimpinan BAZNAS Kota Mataram, H. Djaswad, bersama jajaran wakil ketua menerima kedatangan tim DT Peduli Mataram NTB. Ia memberikan apresiasi atas langkah DT Peduli yang menyampaikan laporan Semester I secara langsung sekaligus melakukan silaturahmi antarlembaga.
"Alhamdulillah, terima kasih banyak DT Peduli sudah menyempatkan silaturahmi dan mengirim laporan semester, semoga kedepannya terus terjalin silaturahmi yang kuat antar lembaga di Kota Mataram, sehingga kita bisa bersama sama mensyiarkan tentang ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) kepada masyarakat luas," tutur H. Djaswad.
Pertemuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyampaian laporan, tetapi juga menjadi ruang untuk bertukar informasi mengenai perkembangan pengelolaan ZISWAF di Kota Mataram. Koordinasi antarlembaga dinilai penting untuk mengetahui berbagai potensi penghimpunan sekaligus persoalan yang masih dihadapi dalam penyerapan dana ZIS.
DT Peduli Mataram NTB berharap komunikasi yang semakin terbuka dengan BAZNAS Kota Mataram dapat memperkuat kolaborasi antara LAZ dan BAZNAS. Sinergi tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan penghimpunan serta pendayagunaan dana ZISWAF sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas dan tepat sasaran.