Lazisnu Biayai Mahasiswa S3 Unusia

By Revolusioner 20 Mei 2026, 07:59:32 WIB Z-Academy
Lazisnu Biayai Mahasiswa S3 Unusia

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Nu.or.id


NU Online NU Care-LAZISNU menegaskan komitmen mendukung pendidikan melalui penyaluran Beasiswa Program Doktor Studi Peradaban Islam bagi mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Kampus Matraman, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Program tersebut didukung dana zakat masyarakat yang dihimpun melalui NU Online Super Apps dan menjadi bagian dari pilar NU Care Cerdas.

Sekretaris LAZISNU PBNU, H Moesafa, menyampaikan pendidikan merupakan salah satu fokus utama program NU Care-LAZISNU. “Pilar NU Care Cerdas menjadi salah satu pilar program NU Care-LAZISNU. Apa pun yang berhubungan dengan pendidikan, maka masuknya NU Care Cerdas," kata dia.

Baca Lainnya :

Bagi para penerima program, lanjut Moesafa, NU Care-LAZISNU berharap penerima manfaat dapat melakukan pengabdian kepada masyarakat sekaligus mengenalkan LAZISNU kepada masyarakat luas. "Apalagi ini mahasiswa S3 yang nantinya bisa menjadi narasumber dalam program peningkatan kapasitas amil LAZISNU atau Smart Amil,” jelas dia.

Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Unusia, Syahrizal Syarif, mengapresiasi konsistensi NU Care-LAZISNU dalam mendukung pendidikan mahasiswa Nahdlatul Ulama. “Alhamdulillah, LAZISNU memberikan bantuan pendidikan kepada mahasiswa UNUSIA. Ini sesuai mandat pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari yang sangat memperhatikan aspek pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” ujar dia.

Pihaknya juga berpesan agar para penerima manfaat dapat menyelesaikan studi dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di masa depan. “Saya juga besar karena beasiswa, dari S1 hingga S3. Pesan saya kepada mahasiswa, kuliahnya harus selesai dan harus cumlaude. Setelah lulus, jangan lupakan LAZISNU dan Unusia. Sepuluh tahun mendatang, harus bisa memberikan dampak baik kepada masyarakat,” tambah dia.

Sementara itu, Plt Dekan Fakultas Islam Nusantara Unusia, Siti Nabilah, menjelaskan penerima manfaat program tersebut berasal dari mahasiswa angkatan 2022–2023 dengan capaian akademik yang baik. “Penerima manfaat didominasi mahasiswa dengan nilai A dan capaian SKS terbanyak,” kata dia.

Salah satu penerima manfaat, Yana Priyatna, mahasiswa Program Doktor Sejarah Peradaban Islam, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan pendidikan tersebut. “Alhamdulillah saya mendapat bantuan pendidikan ini, untuk riset. Insyaallah satu tahun lagi lulus. Saat ini saya juga mengajar di Universitas Bung Karno dan rutin ke Perpustakaan Nahdlatul Ulama untuk mencari sumber disertasi. Dosen saya juga sangat suportif,” ungkap dia.

Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.nu.or.id 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment