- Rumah Zakat Bantu Penyintas Gempa NTT
- RANS Entertainment Galang Dana Gempa NTT
- PSIPP Usul Zakat Jadi Dana Darurat
- Filantropi Islam Dalam Perspektif Maqashid Syariah: Antara Ibadah dan Keadilan Sosial
- Wabup Malang Perkuat Tata Kelola Wakaf
- Ini Dia 31 Ribu Bantuan UKT UI
- Cianjur Bertabur Makanan Jumat Berkah
- DT Peduli Laporkan Penghimpunan Ziswaf
- Santri Rumah Tahfidz DT Peduli Diwisuda
- UMKM Kalsel Raih Sertifikat Halal
NU Cilacap Salurkan 8.000 Liter Air

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Nucare.id
Ratusan warga Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menerima bantuan air bersih dari NU Cilacap Peduli pada Kamis (13/08/2026). Penyaluran tersebut dilakukan di tengah persiapan masyarakat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus sebagai respons terhadap kondisi kekeringan yang melanda wilayah tersebut.
Sebanyak 8.000 liter air bersih didistribusikan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari. Bantuan ini merupakan bagian dari program Sedekah Air yang dijalankan PCNU Cilacap melalui kolaborasi NU Care-LAZISNU, LPBI NU, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap.
Bagi warga, bantuan tersebut menjadi penopang kebutuhan dasar di tengah keterbatasan sumber air. Oniyah (60), salah seorang penerima manfaat, mengungkapkan bahwa selama sekitar satu bulan dirinya harus membeli air untuk memasak dan minum. Sumur bor yang dimiliki di rumah belum dapat digunakan untuk kebutuhan konsumsi karena air yang keluar berwarna kuning dan keruh.
Baca Lainnya :
- DT Bantu Obat Penyintas Gempa NTT0
- Warga Bogor Nikmati Donasi Air Bersih0
- IZI Perangi Stunting di Jateng0
- Semarak Kemerdekaan di RSP IZI0
- Masjid di Bandung Didorong ke Pasar Modal 0
“Untuk masak dan minum selama sebulan ini saya harus beli. Kalau untuk mandi dan cuci pakaian, minta ke tetangga. Ada sumur bor di rumah, tapi kalau dipompa airnya kuning keruh, tidak bisa dipakai,” tutur Oniyah.
Tidak hanya menyalurkan air, para relawan NU Cilacap Peduli turut membantu warga dalam proses pengambilan bantuan. Galon-galon yang dibawa masyarakat diisi dengan air bersih, kemudian relawan membantu mengangkutnya hingga ke rumah penerima manfaat. Kehadiran relawan tersebut membuat proses distribusi menjadi lebih mudah bagi warga, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan dalam membawa air.
“Matur nuwun sanget (Terima kasih sekali) NU Cilacap Peduli sudah membawa air bersih untuk kami. Apalagi bapak-bapak relawan mau membantu mengangkat galon-galon saya,” ungkap Oniyah.
Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Cilacap, H. Basith Wahib, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan salah satu bentuk pengabdian NU kepada masyarakat. Program tersebut dihadirkan untuk membantu warga yang menghadapi keterbatasan air akibat musim kering.
“Ini adalah khidmah nyata NU untuk masyarakat. Kami berikhtiar hadir di tengah kesulitan warga,” ujar Basith di sela-sela distribusi bantuan.
Program Sedekah Air sebelumnya telah menjangkau sejumlah daerah di Kabupaten Cilacap yang mengalami kekeringan. Penentuan lokasi penyaluran dilakukan berdasarkan usulan dari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di wilayah yang terdampak, sehingga bantuan dapat diarahkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dengan penyaluran tambahan di Desa Karangbenda, total air bersih yang telah didistribusikan melalui program tersebut mencapai 161.000 liter. Bantuan itu telah diterima oleh 4.832 kepala keluarga (KK) yang tersebar di enam kecamatan.
Wilayah penerima bantuan meliputi Kecamatan Patimuan, yakni Desa Cimrutu, Rawaapu, dan Sidamukti; Kecamatan Gandrungmangu, meliputi Desa Cinangsi, Kertajaya, dan Karanggintung; serta Kecamatan Bantarsari yang mencakup Desa Bantarsari dan Binangun.
Selain itu, distribusi juga telah dilakukan di Kecamatan Kawunganten, tepatnya Desa Bojong; Kecamatan Jeruklegi di Desa Karangkemiri; serta Kecamatan Adipala di Desa Karangbenda. Khusus di Desa Karangbenda, sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan kepada 266 kepala keluarga.
H. Basith Wahib menegaskan bahwa upaya penyaluran air bersih akan terus dilakukan dengan menyasar wilayah lain yang masih mengalami kekeringan. Perluasan distribusi diharapkan dapat membantu semakin banyak masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih selama kondisi kemarau berlangsung.
“Kami akan terus massif melaksanakan pentasarufan air bersih ke wilayah-wilayah lainnya yang terdampak,” ucap Basith.
Melalui program Sedekah Air, NU Cilacap Peduli bersama berbagai pihak yang terlibat berupaya menghadirkan bantuan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Penyaluran air bersih tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian dan ikhtiar bersama dalam meringankan beban warga yang terdampak kekeringan.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.nucare.id











.png)
.png)