- Rumah Zakat Dukung Kemandirian Petani Lewat Program Ternak Kambing
- Rizky Putus Sekolah Demi Adik, Terima Bantuan Rumah Yatim
- LAZISNU Tuban Distribusikan Zakat dari NU Online SuperApp kepada Ratusan Penerima Manfaat
- Posko Lazismu Disinggahi 13.000 Arus Balik
- Yatim Mandiri Galang Donasi Palestina dan Sumatera
- DT Peduli Salurkan Bingkisan untuk Guru
- Bertabur Tebaran Cahaya Lebaran
- DD Traktir Anak Yatim Beli Alat Sekolah
- IHH Bantu 3,3 Juta Warga di 66 Negara
- JPZIS Mushala Nurul Hidayah Salurkan ZIS untuk Warga Bogor
Rizky Putus Sekolah Demi Adik, Terima Bantuan Rumah Yatim

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rumah-yatim.org
Kedatangan tim Lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Yatim Area Jawa Barat ke Kampung Tambakan, Desa Bojongkunci, Kecamatan Pameungpeuk, membawa harapan bagi sebuah keluarga kecil. Mereka mendatangi rumah sederhana milik Rizky (16), seorang remaja yang harus memikul tanggung jawab besar setelah kehilangan ayahnya.
Sejak tiga tahun terakhir, Rizky tidak lagi melanjutkan pendidikan. Kepergian sang ayah membuat keadaan keluarga berubah drastis. Ibunya kini hanya bisa terbaring akibat stroke, sementara adiknya yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak membutuhkan perhatian serta biaya untuk sekolah.
Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Rizky bekerja sebagai buruh angkut di sebuah grosir sejak pagi hingga sore hari. Upah yang ia terima hanya sekitar Rp30.000 per hari. Dari penghasilan tersebut, ia berusaha memenuhi kebutuhan makan sekaligus membayar biaya kontrakan tempat tinggal mereka.
Baca Lainnya :
- Posko Lazismu Disinggahi 13.000 Arus Balik 0
- Yatim Mandiri Galang Donasi Palestina dan Sumatera0
- DT Peduli Salurkan Bingkisan untuk Guru 0
- PT SGPJB dan LAZ Harfa Berbagi 2.700 Paket Sembako0
- SeaBank dan DD Salurkan Bantuan untuk Yatim0
"Andai ayah masih ada, aku bisa tetap sekolah kak dan gak harus kerja kayak gini," ujarnya.
Meski harus merelakan bangku sekolah, Rizky tidak menyesali keputusannya. Baginya, yang terpenting adalah memastikan adiknya tetap bisa mengenyam pendidikan dan memiliki masa depan yang lebih baik.
"Gapapa aku putus sekolah kak, yang penting adikku enggak. Dia harus punya masa depan yang lebih baik," ungkapnya.
Melihat kondisi dan perjuangan yang dijalani Rizky, Rumah Yatim menyalurkan bantuan biaya hidup untuk keluarganya. Bantuan tersebut berupa paket kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, minyak goreng, serta sejumlah bahan dapur lainnya. Selain itu, disalurkan pula bantuan uang tunai guna membantu biaya pengobatan sang ibu.
Bantuan ini berasal dari kepedulian masyarakat yang dihimpun melalui portal crowdfunding donasionline.id. Pihak Rumah Yatim Jawa Barat menilai perjuangan Rizky mencerminkan ketangguhan seorang anak yang harus menggantikan peran kepala keluarga di usia muda.
"Kami merasa sangat terenyuh melihat kegigihan Rizky. Di usia yang masih belia, ia sudah memikul beban kepala keluarga. Bantuan ini adalah bentuk apresiasi dan kasih sayang dari para donatur untuk menguatkan pundaknya," ujarnya.
Saat menerima bantuan tersebut, Rizky tampak menahan haru. Ia berulang kali mengungkapkan rasa syukur karena bantuan itu datang di saat kondisi keluarganya tengah mengalami kesulitan.
"Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Rumah Yatim dan semua donatur yang sudah peduli sama keluarga saya. Bantuan ini sangat berarti, apalagi buat beli obat Ibu dan kebutuhan sekolah adik," ucapnya.
Kisah perjuangan Rizky menjadi gambaran bahwa masih banyak keluarga yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Melalui program-program kemanusiaan, Rumah Yatim mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan empati serta berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan.
Partisipasi dalam bentuk sedekah, infak, maupun zakat diharapkan dapat membantu lebih banyak anak yatim dan dhuafa agar mereka tidak harus menghadapi kesulitan hidup seorang diri.
Kontributor: Raeihan Ramadhan
Editor:
Sumber: www.rumah-yatim.org








.jpg)
.png)
.png)