- Pemkab Purworejo Bagikan Hibah Rp4,9 M
- Ini Syarat Beasiswa Jakarta Unggul
- Bangun Masjid, Mentan Wakaf Rp1 Triliun
- Lima Rahasia Berkah Bulan Rabiul Akhir
- Ke Baznas, Palestina Ungkap Kondisi Kritis
- Beasiswa S2-S3 Pertanian SEARCA Dibuka
- Usaha Mustahik Meranti Dibantu Rp219 Juta
- Zakat 2025 Jangkau 43,7 Juta Mustahik
- Beasiswa Amil Dievaluasi Agar Berdampak
- Gubernur Papua: Perluas Manfaat Zakat
RZ Edukasi Kebencanaan di Indramayu

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rumahzakat.org
Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana, Rumah Zakat Indramayu bekerja sama dengan SMPN 3 Sindang menggelar kegiatan edukasi kebencanaan bagi para siswa. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
Program tersebut menghadirkan pembelajaran interaktif mengenai berbagai potensi bencana, seperti gempa bumi, banjir, kebakaran, hingga angin puting beliung. Materi disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami oleh para siswa.
Kegiatan ini turut melibatkan relawan Rumah Zakat, tim Pemadam Kebakaran (Damkar), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu. Selain penyampaian materi, para peserta juga mengikuti simulasi langsung untuk meningkatkan pemahaman praktis.
Baca Lainnya :
- BMH-PT Nusacita Permudah Zakat di 2.600 ATM 0
- Wahdah Gercep Bantu Korban Kebakaran0
- LAZ Persis Salurkan Bantuan di 80 Masjid0
- BerOJOL DD Berbagi Servis dan Beras0
- IZI Distribusi Zakat Fitrah di Sumbar0
Tim Damkar memberikan simulasi penanganan kebakaran akibat kompor gas, sementara BPBD menyampaikan edukasi terkait mitigasi bencana serta prosedur evakuasi yang tepat dalam kondisi darurat.
Perwakilan Rumah Zakat Indramayu menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan sejak dini. Sementara itu, pihak sekolah mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman belajar yang aplikatif bagi siswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami teori kebencanaan, tetapi juga memiliki keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat. Edukasi ini juga diharapkan dapat mendorong terbentuknya budaya sadar bencana di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Kontributor: Nurvita Rahma Yadi
Editor: MAS
Sumber: www.rumahzakat.org











.png)
.png)