- BAZNAS Kirim Kurban Palestina ke Suriah
- YBM PLN IZI Riau Gelar Khitan Massal
- Rumah Zakat Bantu Lansia Balikpapan
- Muharam Simpan Sejarah Agung Kenabian
- PBNU Didorong Bentuk Baitul Mal
- Ratusan Peserta Berebut Beasiswa Pilot
- MBG dan Filantropi Gotong Royong: Solusi Pembiayaan Tanpa APBN
- BWI Genjot Wakaf Produktif
- IFRC Kirim Donasi Ebola ke Kongo
- Yatim Mandiri Gelar Inspiring Muharram
BMH-PT Nusacita Permudah Zakat di 2.600 ATM

Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) terus memperkuat sinergi dan keterbukaan dalam pengelolaan zakat demi memperluas dampaknya bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Talkshow Publik Ekspose bertema “Bahagia dengan Kolaborasi Kebaikan Zakat” di Hotel Ibis Semarang, Jawa Tengah, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini menjadi forum terbuka bagi BMH untuk memaparkan capaian kinerja, distribusi manfaat, serta dampak program secara transparan kepada publik. Selain itu, acara ini juga menghadirkan kisah nyata dari para penerima manfaat zakat.
Dalam momentum tersebut, BMH turut menjalin kemitraan dengan PT Nusacita melalui penandatanganan nota kesepahaman. Kerja sama ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menyalurkan ZISWAF melalui lebih dari 2.600 jaringan ATM Bersama.
Baca Lainnya :
- Wahdah Gercep Bantu Korban Kebakaran0
- LAZ Persis Salurkan Bantuan di 80 Masjid0
- BerOJOL DD Berbagi Servis dan Beras0
- IZI Distribusi Zakat Fitrah di Sumbar0
- MTT Berbagi Sembako di Indonesia Timur 0
Tak hanya itu, BMH juga memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra strategis seperti BSI, Perhutani, Vanilla Hijab, dan PT Paragon Corp atas kontribusi mereka dalam berbagai program sosial.
Direktur Utama Laznas BMH, Supendi, menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa kolaborasi merupakan faktor utama dalam memperluas dampak zakat.
“Zakat adalah amanah yang harus dikelola secara profesional dan transparan, sehingga mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Supendi menambahkan bahwa BMH mencatat tren positif dalam penghimpunan zakat, yang didorong oleh meningkatnya kepercayaan publik terhadap pengelolaannya.
Dana yang terkumpul telah disalurkan melalui beragam program, mulai dari sektor pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.
“Cakupan program terus meluas, menjangkau berbagai daerah di Indonesia, termasuk wilayah yang membutuhkan perhatian khusus,” katanya.
Melalui forum ini, BMH kembali menegaskan komitmennya untuk memperluas manfaat zakat melalui kolaborasi lintas sektor. Sinergi berbagai pihak diyakini menjadi kekuatan dalam menciptakan perubahan yang nyata.
Suasana talkshow semakin hidup ketika para muzakki dan penerima manfaat berbagi pengalaman. Mereka mengaku semakin percaya diri menyalurkan zakat melalui lembaga yang transparan dan berdampak.
Cerita inspiratif disampaikan oleh Nasya Rizky, mahasiswi Universitas Diponegoro, serta Zain Abdullah, santri Pesantren Al Burhan. Keduanya merasakan langsung manfaat program beasiswa dari BMH.
“Beasiswa ini tidak hanya membantu dari sisi finansial, tetapi juga memberikan harapan dan semangat untuk terus berjuang meraih cita-cita,” tutur Nasya.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.rri.co.id
Foto: Dok. Rri.co.id











.png)
.png)