- Warga Gaza Dapat Layanan Medis Baznas
- Robot AI China Siap Ubah Dunia
- Pendiri Netflix Hijrah ke Filantropi
- Jemaah Haji RI Tiba di Madinah
- Perhutani Kampanyekan Sedekah Bumi
- BURSA RZ Dongkrak Usaha Anisa
- Hari Bumi, RZ Berdayakan Warga Pesisir
- BMH-PT Nusacita Permudah Zakat di 2.600 ATM
- Yuyum, Kartini Berdaya dari Kandang Domba
- Gerakan Ibu Peduli Lingkungan, Solusi Sampah RT
Robot AI China Siap Ubah Dunia

Keterangan Gambar : Foto: Ilustrasi AI
Amerika Serikat (AS) dan China terus bersaing memperebutkan posisi terdepan dalam pengembangan teknologi mutakhir. Salah satu sumber ketegangan utama adalah dominasi di bidang kecerdasan buatan (AI).
Jika AS kerap unggul dalam sorotan terkait chip dan model AI paling canggih, China justru banyak menghadirkan inovasi berbasis “akar rumput” yang berpotensi membawa perubahan besar. Salah satunya melalui pengembangan robot humanoid, yakni robot berbasis AI yang menyerupai manusia.
Baru-baru ini, humanoid buatan China dilaporkan mampu memenangkan lomba lari half-marathon melawan manusia. Selain itu, kemampuan robot-robot tersebut terus menunjukkan peningkatan signifikan.
Baca Lainnya :
- Kawal Zakat, Digitalisasi Digenjot0
- DD Wisuda Sekolah Lansia Perdana di Kaltara0
- Agar Produktif dan Melek Teknologi, Pemerintah Hadirkan Program Sekolah Lansia0
- Zakat di Era Digital: Modernisasi Ibadah Sosial yang Relevan dan Adaptif0
- Kemenag NTB Luncurkan Wakaf Berbasis QRIS0
Dalam demonstrasi yang dilakukan startup X Square Robot di Beijing, humanoid yang dikembangkan telah mampu melakukan tugas seperti memungut sampah dan merangkai bunga.
Meski terlihat sederhana dibandingkan kemampuan sebelumnya—seperti berlari, menari, dan berputar—kemajuan ini justru menunjukkan lompatan penting. Robot kini mulai mampu menangani pekerjaan yang lebih kompleks dan tidak terduga dalam lingkungan rumah tangga sehari-hari.
“Perangkat kerasnya sebagian besar sudah tersedia, tetapi kecerdasan sistemnya belum sepenuhnya mampu mengimbangi,” ujar CEO X Square Robot, Wang Qian.
Perusahaan-perusahaan di China kini mulai beralih dari sekadar demonstrasi terprogram menuju penerapan nyata di kehidupan sehari-hari. Meskipun humanoid mampu berlari lebih cepat dari manusia dalam half-marathon, tugas-tugas sederhana seperti merapikan rumah masih menjadi tantangan besar.
Aktivitas seperti membersihkan ruangan, mengisi mesin pencuci piring, atau melipat pakaian memerlukan ketelitian tinggi. Kesalahan sekecil 0,1 milimeter saja dapat menyebabkan kegagalan dalam menyelesaikan tugas.
Wang menjelaskan bahwa aktivitas repetitif seperti berlari lebih mudah dilatih karena menggunakan dataset yang sederhana. Sebaliknya, pekerjaan rumah tangga membutuhkan kecerdasan AI yang lebih adaptif terhadap kondisi yang selalu berubah.
Startup X Square Robot yang berbasis di Shenzhen mengungkapkan telah mengembangkan model AI bernama Wall-B untuk menangani tugas rumah tangga yang tidak terprediksi. Model ini dilatih menggunakan data dari lebih dari 100 rumah tangga.
Teknologi tersebut direncanakan hadir dalam robot pembersih rumah pada akhir Mei 2026. Sebelumnya, X Square juga bekerja sama dengan platform 58com untuk menyediakan layanan kebersihan yang melibatkan robot dan tenaga profesional di Shenzhen.
Untuk layanan selama tiga jam, pengguna dikenakan biaya 149 yuan atau sekitar Rp374.000. Hingga kini, layanan tersebut telah digunakan di lebih dari 50 rumah.
Meski demikian, umpan balik pengguna menunjukkan bahwa performa robot masih perlu ditingkatkan karena cenderung lambat dan kurang presisi. Wang menyebut peningkatan kinerja hanya dapat dicapai melalui penggunaan langsung secara berkelanjutan.
“Terkadang robot bisa salah menempatkan barang atau berhenti sejenak untuk ‘memproses’ tugas,” ujarnya. Ia menambahkan, jika terjadi kendala, tim perusahaan dapat membantu dari jarak jauh.
Wang optimistis bahwa jika teknologi ini matang, robot humanoid akan mampu sepenuhnya membantu pekerjaan rumah tangga. Ia juga menilai potensi pasar sangat besar, mengingat sektor pekerjaan domestik menyumbang sekitar 20% terhadap PDB.
Didirikan kurang dari tiga tahun lalu, X Square Robot telah mengantongi pendanaan miliaran yuan dari sejumlah investor, termasuk perusahaan teknologi besar seperti Xiaomi dan Alibaba yang aktif mengembangkan AI.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.cnbcindonesia.com









.jpg)
.png)
.png)