- Yuyum, Kartini Berdaya dari Kandang Domba
- Gerakan Ibu Peduli Lingkungan, Solusi Sampah RT
- Baznas Siapkan Kurban untuk Palestina
- Yuliani, Peternak Inspirasi Perempuan Mandiri
- Mahasiswa Jepara Mandiri Berkat ZCoffee
- Panduan Lengkap Memilih Hewan Kurban
- UIN Palu Terima 2.172 Beasiswa
- PCNU Indramayu Dapat Sertifikat Wakaf
- Wakaf, Solusi Kebencanaan Global
- Ponpes Terbakar, Kantor Zakat Hangus
Yuyum, Kartini Berdaya dari Kandang Domba

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Ddompetdhuafa.org
Momentum Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April menjadi refleksi atas perjuangan perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. Semangat tersebut tercermin dalam sosok Yuyum Susilawati, peternak domba asal Sukabumi yang mampu menghidupi keluarga sekaligus menyekolahkan anak-anaknya melalui usaha peternakan.
Di tengah dominasi peternak laki-laki, Yuyum menjadi salah satu perempuan yang menekuni sektor peternakan. Ia menjalankan usaha ternak domba sambil bertani untuk memenuhi kebutuhan keluarga di tengah keterbatasan ekonomi.
Yuyum mengungkapkan bahwa usaha ternak dijalankan sebagai upaya tambahan penghasilan, mengingat pekerjaan suaminya sebagai buruh bangunan tidak selalu tersedia. “Kami ternak domba sambil bertani, mengelola lahan kosong yang ada,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Mahasiswa Jepara Mandiri Berkat ZCoffee0
- Dibantu BAZNAS Usaha Neneng Raih Belasan Juta0
- RZ Distribusi Tas Sekolah untuk Anak Dhuafa 0
- RZ Mandirikan Petani Lewat Ternak Kambing0
- DD Traktir Anak Yatim Beli Alat Sekolah 0
Yuyum merupakan mitra peternak dalam program Tebar Hewan Kurban (THK) yang dijalankan oleh Dompet Dhuafa. Ia juga aktif sebagai pengurus di Koperasi Peternak Serba Usaha (KPSU) Riung Mukti, Sukabumi, yang menjadi bagian dari program pemberdayaan tersebut sejak 2009.
Sejak bergabung pada 2012, Yuyum menjadi satu-satunya peternak perempuan di kelompok tersebut. Melalui program THK, ia mendapatkan pendampingan dalam pengelolaan ternak, mulai dari manajemen pakan, kesehatan, hingga reproduksi ternak.
Hasil dari program tersebut turut berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarganya. Yuyum berhasil menyekolahkan kedua anaknya hingga perguruan tinggi. Salah satu anaknya kini telah bekerja sebagai guru di tingkat SMP, sementara yang lain menempuh pendidikan di bidang perbankan.
Selain itu, usaha peternakan yang dijalankan juga mampu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, bahkan memungkinkan Yuyum memiliki dua unit sepeda motor untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Di tingkat komunitas, Yuyum dipercaya menjadi Ketua Kelompok Peternak Panggugah Lumaku selama dua tahun terakhir. Ia juga berperan dalam memberdayakan anggota lain, termasuk melibatkan perempuan dalam aktivitas peternakan.
Yuyum menyebut program THK memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar, terutama dalam distribusi hewan kurban setiap tahunnya. “Masyarakat di sini merasakan manfaatnya, setiap Iduladha selalu ada distribusi daging kurban,” katanya.
Keberhasilan Yuyum menunjukkan bahwa perempuan memiliki potensi besar dalam sektor peternakan. Perjalanan usahanya dalam menghadapi berbagai tantangan hingga mampu berkembang menjadi bukti nyata peran perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Kontributor: Nadhifa Maulida
Editor: MAS
Sumberr: www.dompetdhuafa.org








.jpg)
.png)
.png)