- Lazismu Bagikan Air Bersih ke Warga Jateng
- CSR, 40 Mahasiswa Raih Beasiswa IBLF
- Jangan Jadikan Zakat Bancakan Politik
- Zakat Berdayakan Nelayan Komodo
- RZ Latih Pemuda Peduli Lingkungan
- Potensi Zakat Batang Hari Rp 16 M
- Media Gerakkan Kebaikan via Jurnalisme Filantropi
- Lilawangsa Run Himpun Donasi Rumah Ibadah
- Elon Musk Siap Donasikan Seluruh Kekayaan
- Baznas Bantu Pemberdayaan Pesantren Rp871 Juta
Kawal Zakat, Digitalisasi Digenjot

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Sulbar.kemenag.go.id (Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad)
Kementerian Agama terus mengawal dan memperkuat optimalisasi pengelolaan zakat sebagai instrumen strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan. Langkah ini dilakukan melalui penyelarasan kebijakan bersama Badan Amil Zakat Nasional, termasuk melibatkan jajaran pimpinan, deputi, hingga direktur.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, dalam rapat koordinasi bersama Wakil Menteri Agama di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa Kementerian Agama tengah mendorong transformasi digital melalui pengembangan sistem informasi laporan keuangan berbasis visual. Sistem ini dirancang agar pelaporan pengumpulan dan penyaluran dana zakat dapat dilakukan setiap hari oleh BAZNAS maupun lembaga pengelola zakat lainnya.
Baca Lainnya :
- DD Wisuda Sekolah Lansia Perdana di Kaltara0
- Agar Produktif dan Melek Teknologi, Pemerintah Hadirkan Program Sekolah Lansia0
- Zakat di Era Digital: Modernisasi Ibadah Sosial yang Relevan dan Adaptif0
- Kemenag NTB Luncurkan Wakaf Berbasis QRIS0
- BAZNAS Dorong Optimalisasi Teknologi dalam Pengelolaan Zakat0
Menurut dia, digitalisasi ini bertujuan meningkatkan transparansi dan memudahkan pemantauan secara real-time terhadap arus dana zakat, sehingga tata kelola menjadi lebih akuntabel.
Selain itu, Kementerian Agama juga sedang menyiapkan standar kesehatan bagi para amil zakat. Kebijakan ini dimaksudkan untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus memastikan profesionalitas lembaga pengelola zakat.
Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap pengelolaan zakat ke depan menjadi semakin transparan, akuntabel, dan mampu memberikan dampak yang lebih luas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.sulbar.kemenag.go.id











.png)
.png)