- Robot AI China Siap Ubah Dunia
- Pendiri Netflix Hijrah ke Filantropi
- Jemaah Haji RI Tiba di Madinah
- Perhutani Kampanyekan Sedekah Bumi
- BURSA RZ Dongkrak Usaha Anisa
- Hari Bumi, RZ Berdayakan Warga Pesisir
- BMH-PT Nusacita Permudah Zakat di 2.600 ATM
- Yuyum, Kartini Berdaya dari Kandang Domba
- Gerakan Ibu Peduli Lingkungan, Solusi Sampah RT
- Baznas Siapkan Kurban untuk Palestina
Hari Bumi, RZ Berdayakan Warga Pesisir

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rumah Zakat
Dalam rangka memperingati Hari Bumi, Rumah Mangrove Marunda yang mendapat pendampingan dari Rumah Zakat (RZ) menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus penguatan kolaborasi lingkungan di kawasan pesisir Rusun Marunda, Jakarta Utara.
Kegiatan ini melibatkan para Ketua RT dan RW se-Rusun Marunda sebagai upaya mempererat sinergi antara masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sejumlah pihak turut hadir dalam agenda tersebut, di antaranya perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, UPRS II, Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Marunda, Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, serta unsur pemberdayaan masyarakat seperti Batik Maliha, RPTRA, dan komunitas lokal.
Baca Lainnya :
- Bansos Tak Ditentukan Kepala Daerah0
- Kemendagri Perkuat Data Tunggal Sosial0
- PCIM Sudan Genjot Program Filantropi0
- Kemenag Perkuat Peran Amil0
- PBNU: Zakat Solusi Krisis Global 0
Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada penguatan kolaborasi dalam program pemberdayaan masyarakat sekaligus peningkatan kepedulian terhadap lingkungan. Perwakilan Ekbang Kelurahan Marunda juga menyampaikan komitmen untuk menjembatani kerja sama dengan Dinas Pendidikan melalui program eduwisata lingkungan.
Program eduwisata lingkungan dipandang sebagai langkah strategis dalam menanamkan kesadaran menjaga alam sejak dini. Dengan melibatkan institusi pendidikan, diharapkan generasi muda memiliki kepedulian yang lebih tinggi terhadap isu lingkungan, khususnya di wilayah pesisir seperti Marunda.
Di sisi lain, perwakilan KemenPPPA menyoroti pentingnya kontribusi perempuan dalam pembangunan berkelanjutan. Kelompok petani mangrove di Marunda yang mayoritas terdiri dari perempuan menjadi contoh nyata peran aktif perempuan dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Peran tersebut tidak dimaknai sebagai pengganti laki-laki, melainkan sebagai bentuk kolaborasi dalam membangun kesejahteraan bersama di tingkat komunitas.
Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya keseimbangan antara upaya pemulihan ekosistem dan pemulihan ekonomi masyarakat.
Dalam keterangan tertulis, Rabu (22/4/2026), disebutkan bahwa rehabilitasi lingkungan pesisir, termasuk mangrove, perlu dilakukan seiring dengan penguatan ekonomi lokal agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak dalam mendorong program pemberdayaan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Rusun Marunda.
Dengan semangat kolaborasi yang terus berkembang, langkah ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.republika.co.id








.jpg)
.png)
.png)