- E-Commerce Tumbuh Cepat, Zakat Harus Melesat
- Pesantren Jalan Cahaya: Zakat untuk Dakwah Marjinal
- Mencairkan Kebekuan Gunung Es Filantropi
- Filantropi, Jalan Indonesia Jadi Pusat Peradaban Dunia
- Palestina, MUI Dukung Armada Flotilla III
- Sandiana: Filantropi Perkuat Solidaritas Sosial
- DD dan OJK Pacu Ekonomi Peternak Magetan
- Fuad: Kepedulian Sosial Selamatkan Dhuafa
- Ada Beasiswa di Unisa Festival 2026
- Mentrans Siapkan Beasiswa Transmigran
Sandiana: Filantropi Perkuat Solidaritas Sosial

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Ilustrasi AI
Praktik filantropi melalui bantuan kemanusiaan dan dukungan pembangunan fasilitas publik dinilai berperan penting dalam memperkuat solidaritas sosial. Kontribusi individu maupun dunia usaha dapat mendorong pembangunan yang lebih inklusif di tengah berbagai tantangan masyarakat.
Salah satu sosok yang aktif menunjukkan kepedulian sosial tersebut adalah pengusaha sekaligus filantropis Sandiana Soemarko. Komitmennya diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, mulai dari bantuan bagi masyarakat terdampak bencana hingga dukungan pembangunan fasilitas keagamaan di sejumlah daerah di Indonesia.
Salah satu kontribusi Sandiana adalah dukungan terhadap pembangunan Kapela St. Antonius Padua di Fatumetan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Bantuan tersebut diberikan untuk mempercepat pembangunan rumah ibadah sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan.
Baca Lainnya :
- Pegolf PGDMS–ISMS Berbagi Beasiswa0
- Ayo Perkuat Ekosistem Donasi Digital0
- Potensi Filantropi RI Rp649,5 Triliun0
- Superindo dan RZ Tebar 2.900 Paket Donasi0
- Mitsui Bantu Korban Gempa di Manggarai0
Dukungan itu mendapat apresiasi dari jemaat dan pihak gereja setempat karena dinilai mencerminkan kepedulian terhadap pembangunan sosial dan spiritual, khususnya di wilayah terpencil.
Selain mendukung pembangunan fasilitas keagamaan, Sandiana juga terlibat dalam kegiatan kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Bantuan berupa kebutuhan pokok disalurkan melalui kerja sama dengan pihak terkait untuk meringankan beban masyarakat selama masa tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.
“Fokusnya tidak hanya pada pemberian bantuan material, tetapi juga pada upaya mendukung keberlangsungan kehidupan sosial dan memperkuat solidaritas kemanusiaan,” kata Sandiana.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas bisnis dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial. Melalui kegiatan filantropi, kontribusi dunia usaha diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Aktivitas sosial Sandiana juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sektor swasta, komunitas lokal, dan lembaga sosial. Keterlibatan berbagai pihak dalam penyaluran bantuan dapat meningkatkan efektivitas program agar manfaatnya menjangkau masyarakat secara lebih tepat sasaran.
Perjalanan Sandiana dalam memadukan aktivitas bisnis dan kepedulian sosial turut menggambarkan potensi perempuan Indonesia dalam berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat. Semangat berbagi, kepedulian terhadap sesama, dan komitmen menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar menjadi nilai yang dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terlibat dalam kegiatan sosial.
Kontributor: Barokah Meilany Putri
Editor: MAS
Sumber: www.sindonews.com












.png)
.png)