- MPR Apresiasi Dukungan Palestina Menguat di PBB
- Memahami Filantropi Islam di Tengah Perubahan Zaman
- ZSF Nigeria Tebar Zakat ke 2.916 Mustahik
- Cara Urus Buku Nikah Hilang atau Rusak
- Baznas Bengkulu Himpun Zakat Rp11 M
- Dana Pendidikan Siap Ditambah Rp16,5 T
- Unusia Buka Beasiswa S1 dan S2
- Cara Cek Hasil Sanggah Beasiswa LPDP
- Ayo Perkuat Ekosistem Donasi Digital
- LP2M MUI Dorong Mualaf Jadi Muzaki
Dana Pendidikan Siap Ditambah Rp16,5 T

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Antaranews.com
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi mengusulkan tambahan anggaran senilai Rp16 triliun untuk Tahun Anggaran 2027 guna memenuhi kebutuhan pembiayaan beasiswa tahun berjalan, operasional perguruan tinggi, hingga Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisainstek), Brian Yulianto dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, Senin, menyampaikan bahwa pagu anggaran yang telah disetujui sebesar Rp66,44 triliun saat ini belum mencukupi kebutuhan operasional teknis serta program Tridharma Perguruan Tinggi.
"Pagu anggaran tahun 2027 sebesar Rp66,44 triliun baru mengakomodasi KIP Kuliah, revitalisasi rumah sakit perguruan tinggi negeri (RSPTN), dan SMA Unggul Garuda. Masih terdapat kekurangan untuk belanja pegawai, operasional kantor, beasiswa on-going, bantuan operasional PTN, hingga layanan LLDikti," kata dia.
Baca Lainnya :
- Kemenag: 236 KUA Berdayakan Umat 0
- Dermawan Nigeria Bantu Ribuan Dhuafa0
- Kemenag Ubah Ukuran Sukses Zakat0
- Macklemore Sumbang Rp17 M ke Palestina0
- Kampung Zakat Jangkau 5.600 Mustahik0
Brian menjelaskan bahwa Kemendiktisainstek mengusulkan tambahan anggaran persisnya senilai Rp16.525.304.901.000 guna menutup celah pembiayaan operasional dan peningkatan kualitas sains serta teknologi nasional.
Rincian usulan tambahan anggaran tersebut akan didistribusikan ke lima unit eselon I, yakni Sekretariat Jenderal sebesar Rp4,32 triliun, Inspektorat Jenderal Rp30,63 miliar, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Rp9,38 triliun, Ditjen Riset dan Pengembangan Rp497,44 miliar, serta Ditjen Sains dan Teknologi Rp1,61 triliun.
Sebelumnya, berdasarkan Surat Bersama Pagu Anggaran Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas, pagu indikatif Kemendiktisainstek TA 2027 ditetapkan sebesar Rp65,17 triliun, sebelum akhirnya mendapat suntikan tambahan Rp1,26 triliun dari Badan Anggaran (Banggar) DPR RI khusus untuk perluasan KIP Kuliah.
Kemendiktisainstek berharap Komisi X DPR RI mendukung penuh usulan penambahan anggaran tersebut ke Badan Anggaran DPR RI agar seluruh pelayanan pendidikan tinggi, penelitian, serta layanan LLDikti di wilayah dapat berjalan optimal sepanjang 2027.
"Tentu kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak, Ibu dari Komisi X yang telah membantu untuk bersama-sama mengusulkan dan dapat disetujui sebesar Rp1,2 triliun. Kami berharap usulan tambahan untuk fungsi pendidikan sebesar Rp16 triliun itu juga dapat tetap kita usulkan untuk mendapatkan tambahan dari Badan Anggaran," ucap dia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.antaranews.com










.png)
.png)