- Beasiswa Sawit Ditebar ke Sembilan Kampus
- Wakaf Pertanian IPB Jadi Model Percontohan
- UIN Sumut Salurkan Manfaat Wakaf Produktif
- Mustahik Kampar Dapat Bantuan Pendidikan
- Baznas Tangerang Renov Rumah Dhuafa
- Wagub Aceh: Perusahaan Harus Salurkan Zakat via Baitul Mal
- Baznas Jatim Berdayakan Usaha Eks Napiter
- Bupati Dompu Dorong Baznas Perkuat ZIS
- BAZNAS Kaji Ulang Strategi Pengelolaan Muzaki
- ASMI Panen Melon dari Program Wakaf Produktif
Beasiswa Sawit Ditebar ke Sembilan Kampus

Keterangan Gambar : Foto: Ilustrasi AI
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyaksikan penandatanganan pendanaan program sawit rakyat dan program beasiswa kelapa sawit dengan sembilan perguruan tinggi.
"Kami mengapresiasi penandatanganan kerjasama tiga pihak antara sawit rakyat dengan BPDP, Bank Penyalur dan lima kelembagaan pekebun," kata Airlangga saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Airlangga menjelaskan program sawit rakyat (PSR) sejak 2017 hingga Juli 2026 sudah terealisasi 427.441 hektare dengan total dana Rp12,14 triliun dan diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja sampai dengan 1 juta orang.
Baca Lainnya :
- UIN Sumut Salurkan Manfaat Wakaf Produktif0
- Jateng Buka Beasiswa Santri dan Mahasantri0
- Relawan RZ Dilatih Vertical Rescue0
- Warga Aceh Tamiang Belajar Mitigasi0
- Ini Dia 31 Ribu Bantuan UKT UI0
Dirinya juga mengatakan program PSR ini sejalan dengan program biodiesel B50 yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 9 Juli yang lalu.
"Kebijakan ini meningkatkan kebutuhan CPO untuk biodiesel dari 15,6 menjadi 18 juta, sehingga program PSR ini menjadi penting karena untuk meningkatkan produktivitas daripada sawit," ujar dia.
Adapun kinerja BPDP dinilai Airlangga karena tugasnya adalah menghimpun dana untuk membiayai aktivitas daripada program ketahanan energi melalui biodiesel B50.
BPDP juga telah mendorong kerjasama untuk memberikan beasiswa dengan 9 perguruan tinggi. Beasiswa ini ditargetkan untuk 5 ribu mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia.
"Mitra yang tercatat adalah 42 dari Aceh hingga Papua dan beasiswa diberikan kepada 5 ribu daripada mahasiswa. Tadi kami memberikan tantangan dimana dari beasiswa 5 ribu ini harus bisa ditingkatkan 4 kali menjadi 20 ribu. Sehingga tentu ini menjadi penting terutama untuk meningkatkan produktivitas di sawit," ujar dia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.cnbcindonesia.com










.png)
.png)