- Besarnya Pahala Shalat Tarawih Ramadhan
- Bolehkah Makan Setelah Imsak? Ini Penjelasannya
- Fajrul Amanah Perkuat Wakaf Pendidikan Gorontalo
- BWI Salurkan Beasiswa Wakaf di Surakarta
- Dompet Dhuafa Optimalkan Program Ramadan
- BAZNAS Tebar Hidangan Ramadan untuk Pemulung
- Lumbung Pangan BAZNAS Siapkan Beras Zakat Fitrah
- PCNU Pringsewu Gelar Safari Ramadan
- Dari Paket Ramadan ke Pemberdayaan Santri Pesisir
- BAZNAS Berbagi Paket Ramadan untuk Santri Tahfiz Apung
Besarnya Pahala Shalat Tarawih Ramadhan

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rumahzakat.org
Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang istimewa. Masjid semakin semarak, lantunan ayat suci terdengar di berbagai penjuru, dan hati terasa lebih mudah tersentuh. Salah satu ibadah yang paling dinanti adalah shalat Tarawih, salat malam khusus yang hanya ada di bulan Ramadhan. Lalu, seberapa besar pahala yang dijanjikan dari ibadah ini?
Shalat Tarawih termasuk bagian dari qiyam Ramadhan. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, Nabi Muhammad bersabda, “Barangsiapa menghidupkan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” Hadis ini menegaskan bahwa Tarawih yang dikerjakan dengan iman dan keikhlasan menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kecil di masa lalu.
Ramadhan juga dikenal sebagai bulan pelipatgandaan amal. Dalam riwayat Imam Tirmidzi dijelaskan bahwa amalan sunah di bulan Ramadhan bernilai seperti amalan wajib di bulan lainnya, sedangkan amalan wajib dilipatgandakan hingga tujuh puluh kali lipat. Karena Tarawih termasuk salat sunah, setiap rakaatnya memiliki nilai pahala yang besar. Rasulullah biasa menunaikan sebelas rakaat termasuk witir, sementara pada masa Umar bin Khattab, kaum Muslimin melaksanakannya dua puluh rakaat secara berjamaah. Yang utama bukan semata jumlah rakaat, melainkan kekhusyukan dan konsistensi dalam menjalaninya.
Baca Lainnya :
- Bolehkah Makan Setelah Imsak? Ini Penjelasannya0
- Fadhilah Zakat dan Sedekah pada Ramadhan 20260
- Indahnya Sabar0
- Enam Surat Al-Quran tentang Kesabaran Penuh Hikmah 0
- 13 Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW0
Keutamaan Tarawih semakin terasa pada sepuluh malam terakhir Ramadhan saat umat Islam memburu malam Lailatul Qadar. Dalam Al-Qur’an surah Al-Qadr ayat 3 disebutkan, “Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan.” Seribu bulan setara lebih dari 83 tahun, sehingga ibadah pada malam tersebut bernilai luar biasa besar. Inilah mengapa menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan menjadi kesempatan emas untuk meraih pahala maksimal.
Selain bernilai ibadah, Tarawih juga membawa dampak positif bagi kesehatan spiritual dan fisik. Bacaan Al-Qur’an yang dilantunkan menghadirkan ketenangan batin dan membantu meredakan stres. Secara fisik, gerakan rukuk dan sujud membantu melancarkan peredaran darah serta menjaga kelenturan tubuh. Ibadah dan kesehatan pun berjalan beriringan.
Agar tetap istiqamah hingga akhir Ramadhan, penting untuk meluruskan niat karena Allah, menentukan target rakaat yang realistis, menjaga pola istirahat dan sahur, serta memilih masjid terdekat agar lebih konsisten. Mengingat kembali janji ampunan dan pahala besar bisa menjadi motivasi untuk terus menjaga semangat beribadah.
Dengan demikian, shalat Tarawih menghadirkan janji ampunan, pahala berlipat, peluang meraih Lailatul Qadar, serta manfaat bagi jiwa dan raga. Ibadah ini adalah investasi akhirat yang sangat berharga dan hanya hadir sekali dalam setahun.
Kontributor: Daffa Atha
Editor: MAS
Sumber: www.rumahzakat.org

1.png)






.jpg)
.png)
.png)