- BWI Bangun Ekosistem Riset Wakaf
- PM Inggris: Setop Derita Palestina
- Ini Dia Beasiswa Madrasah untuk Guru
- Mendikti Perintahkan Kampus Dirikan UPZ
- Baznas Cari Wartawan Hilang di Krakatau
- Wakaf Jadi Solusi Kebencanaan
- Perkuat Literasi Filantropi Gen Z
- LAZ MKU Sleman Cetak Mustahik Mandiri
- Pacquiao, Menteri Urusan Kemiskinan
- Turki Kirim Bantuan Rp25 M ke Lebanon
BWI Bangun Ekosistem Riset Wakaf

Keterangan Gambar : Foto: Asistensi AI
Badan Wakaf Indonesia (BWI) memperkuat ekosistem riset wakaf melalui kegiatan 1st AWARE 2026 (Al-Awqaf Workshop for Research, Advancement, and Excellence). Digelar di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Kamis (10/09/2026), forum ini mempertemukan akademisi, peneliti, dan perguruan tinggi untuk mendorong lahirnya penelitian wakaf yang lebih kuat secara teori, metodologi, dan relevan dengan perkembangan wakaf.
AWARE 2026 tidak dirancang semata sebagai forum seminar. Salah satu agenda utamanya adalah Research Mentoring and Coaching Clinic, yang memberikan ruang kepada peserta untuk mendapatkan review dan pendampingan langsung atas proposal penelitian yang telah mereka kembangkan. Model ini menempatkan penguatan kapasitas peneliti sebagai bagian penting dalam pengembangan riset wakaf.
"Research yang berkualitas membutuhkan fondasi teoritis, metodologi yang tepat, sekaligus kemampuan untuk melihat persoalan wakaf dari perkembangan dan kebutuhan yang aktual," menjadi semangat yang tercermin dalam rangkaian AWARE 2026 melalui dua sesi utama, yakni "Theoretical Framework and Research Methodology" dan "Current Trends and Potential Waqf Research Topics."
Baca Lainnya :
- Wakaf Jadi Solusi Kebencanaan0
- IEE Sulap Wakaf Abadi Jadi Aset Produktif0
- MUI: Digitalisasi Wakaf Dongkrak DAU 0
- JT I Dukung Wakaf Energi Al Washliyah0
- Jabar Gerakkan Wakaf Digital0
Sesi pertama menghadirkan Prof. Dr. Nurul Huda, S.E., MM., M.Si., Vice Rector IV YARSI University dan pakar riset wakaf. Ia membawakan materi mengenai kerangka teoretis dan metodologi penelitian. Sementara itu, Dr. Sulistyowati, SE., M.Si., CWC, Anggota Divisi PSTD BWI sekaligus Dosen STIE Indonesia Banking School, membahas tren terkini dan potensi topik penelitian wakaf.
Salah satu keunggulan AWARE 2026 adalah keterhubungan antara knowledge sharing dan research coaching. Setelah memperoleh penguatan mengenai kerangka teori, metodologi, serta perkembangan topik penelitian, peserta masuk ke sesi mentoring dalam empat kelompok. Proposal penelitian mereka direview dan didiskusikan bersama para reviewer dan coach yang memiliki latar belakang akademik dan keahlian di bidang ekonomi serta riset wakaf.
Empat reviewer dan coach yang terlibat adalah Prof. Dr. Ir. Ascarya, MBA., MSC., pakar riset wakaf dari Universitas Darussalam Gontor; Prof. Ts. Dr. Shafinar Ismail, D.S.M., Dean Faculty of Business and Management, Universiti Teknologi MARA Malaysia; Dr. Nova Rini, SE., M.Si., faculty member UTM Jakarta; serta Assoc. Prof. Patria Yunita, M.Si., Ph.D., ACSI., CIMM, Ketua Program Studi S2 Ekonomi Syariah PTIQ Jakarta.
Keterlibatan perguruan tinggi dari berbagai daerah dan institusi internasional juga menjadi bagian penting dalam AWARE 2026. Kegiatan ini didukung oleh Prodi KWTTI SPPB Universitas Indonesia, Prodi S2 Ekonomi Syariah PTIQ Jakarta, STEBANK Islam Mr. Sjafruddin Prawiranegara Jakarta, Prodi S2 Perekonomian Islam dan Industri Halal Universitas Negeri Surabaya, FEB UIN Sunan Gunung Djati Bandung, CSAS ITB Ahmad Dahlan Jakarta, serta FEB UIN Sunan Ampel Surabaya.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.bwi.go.id










.png)
.png)