- Jepang Perkuat Dukungan Bangun Palestina
- Wakaf 99 Masjid Mulai Dibangun
- Zakat Ramlan Pedagang Emas Melonjak
- FOZ: Tiru Malaysia, Zakat Kurangi Pajak
- Kota Tangerang Himpun Zakat Rp267,8 M
- Dompet Dhuafa Tampil di Bank Dunia
- Memperkuat Iman di Rumah Singgah
- Bank Jatim Tebar Kacamata ke Pelajar
- IZI Sumbar Bantu Modal Iswarti
- Harapan Ariyandi Bersama Rumah Singgah
DD dan Gramedia Salur Donasi ke Keluarga Dhuafa

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Dompetdhuafa.org
Persoalan pendidikan di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian bersama. Berdasarkan data dari UNESCO Institute for Statistics serta Bank Dunia, besaran belanja pemerintah Indonesia untuk sektor pendidikan masih tergolong rendah dibandingkan banyak negara lain, yakni sekitar 1,3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena Indonesia saat ini sedang menikmati bonus demografi. Sekitar 40,2 persen penduduk berada pada kelompok usia 24 tahun ke bawah. Jumlah generasi muda yang besar seharusnya menjadi modal penting untuk membangun sumber daya manusia yang unggul melalui akses pendidikan yang berkualitas.
Di sisi lain, rendahnya investasi pendidikan berpotensi memengaruhi kualitas tenaga kerja di masa depan apabila tidak diimbangi dengan penyediaan fasilitas belajar yang memadai. Berbagai tantangan masih dijumpai, mulai dari ruang kelas yang memerlukan renovasi, meja dan kursi yang sudah tidak layak, hingga keterbatasan perlengkapan belajar bagi sebagian peserta didik.
Baca Lainnya :
- Donasi Rp2,5 M untuk Korban Penyekapan0
- DD Latih Dai untuk Daerah Terpencil0
- Filantropi Opsi Atasi Krisis Iklim0
- Pertamina Cilacap Santuni Dhuafa0
- Filantropi Indonesia Hadapi Solidaritas Instan0
Data UNICEF juga menunjukkan masih terdapat sekitar 4,1 juta anak usia sekolah di Indonesia yang belum memperoleh akses pendidikan. Anak-anak yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi rentan menjadi kelompok yang paling berisiko mengalami putus sekolah.
Berangkat dari kondisi tersebut, pelanggan Gramedia Botani Square Bogor bersama Dompet Dhuafa menghadirkan aksi kepedulian melalui Program Happy Family Coloring. Program ini mengajak masyarakat menyalurkan donasi melalui kegiatan lomba mewarnai secara daring sehingga kreativitas keluarga dapat sekaligus menjadi sarana berbagi kepada sesama.
Hasil penggalangan dana kemudian diwujudkan dalam bentuk bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak yatim. Sebanyak 30 paket belajar disalurkan berisi tas sekolah, buku, alat tulis, serta crayon guna mendukung kebutuhan belajar mereka menjelang tahun ajaran baru.
Bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi para penerima manfaat sekaligus membantu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman. Langkah kolaboratif seperti ini dinilai menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
Manajer Fundraising Retail Dompet Dhuafa, Yudha Andilla, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghadirkan manfaat yang semakin luas sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim dalam mempersiapkan diri memasuki sekolah. Ia juga berharap sinergi antara Gramedia dan Dompet Dhuafa dapat terus berlanjut sehingga lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Jadi karena ini adalah tahun, awal adik-adik ingin masuk sekolah, tentu paket belajar ini akan sangat bermanfaat bagi mereka dan mudah-mudahan bisa menambah keberkahan untuk manajemen Gramedia, Dompet Dhuafa, dan tentu keberkahan bagi semua Pelanggan Gramedia. Terima kasih sekali lagi kepada Manajemen Gramedia, semoga ke depan bisa kita bisa lakukan program lainnya supaya banyak masyarakat yang bisa terbantu,” ungkap Yudha Andilla.
Sementara itu, Store Manager Gramedia Botani Square Bogor, Yulia Lumentut, mengungkapkan bahwa antusiasme pelanggan dalam mengikuti program donasi sangat tinggi. Tingginya partisipasi tersebut bahkan mengantarkan Gramedia Botani Square Bogor menjadi peringkat pertama di Regional A Gramedia. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak lepas dari kepedulian para pelanggan yang ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak.
“Ini semua dari customer dan kita bisa menyalurkan melalui Dompet Dhuafa dan customer itu sangat antusias. Harapan dari kami sebagai Manajemen Gramedia Botani Square, (kerja sama) ini bisa lanjut dan juga customer yang sudah berdonasi mau menyalurkan ini kepada anak-anak,” ujar Yulia Lumentut.
Paket belajar tersebut telah diterima oleh para penerima manfaat, di antaranya Husna (11) dan Albi (9). Keduanya mengaku bahagia memperoleh perlengkapan sekolah baru yang akan digunakan untuk mendukung aktivitas belajar. Mereka juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gramedia, Dompet Dhuafa, serta seluruh pelanggan yang telah berpartisipasi dalam program berbagi tersebut.
“Aku hari ini senang karena dapat peralatan sekolah baru, mau aku pakai buat sekolah dan buat gambar-gambar. Makasih sudah ngasih bingkisan hadiah dan lain-lain, semoga Gramedia dan Dompet Dhuafa makin banyak pembelinya,” ucap Husna.
“Aku dapat tas, dapet makan, kaos kaki, dapat crayon, dan penghapus. Senang! Soalnya sudah dibagi hadiah, senang juga ketemu teman-teman dan kakak-kakak, aku bisa ngobrol dan ada kuis. Makasih ya Gramedia, Albi senang banget hari ini!” jelas Abi.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.dompetdhuafa.org

.jpg)









.png)
.png)