- BAZNAS Mataram Pugar 56 Rumah Mustahik
- Islamic Relief Bantu Korban Banjir Bangladesh
- Belajar Pangkas Gratis di MUI Tangerang
- Mengenal Tradisi Waris Sebelum Kematian
- Filantropi Islam Indonesia Harus Mendunia
- Fikroh, Manhaj, dan Harakah Nahdhiyyah dalam Perspektif KH Maruf Amin
- RZ Perkuat Ketahanan Pangan Mustahik
- Jurnalisme Filantropi: Revitalisasi Peran Media untuk Visi Kesejahteraan Umat
- Ini Beasiswa Tendik untuk Studi di Inggris
- Muhammadiyah Terima Wakaf Pesantren
Ini Beasiswa Tendik untuk Studi di Inggris

Keterangan Gambar : Foto: Ilustrasi AI
Para pekerja profesional di bidang pendidikan atau tenaga pendidik (tendik) sebaiknya bersiap-siap karena akan ada peluang lebih besar untuk bisa melanjutkan kuliah S2 ke luar negeri. Sebab, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan pemerintah Inggris akan membuka pendaftaran beasiswa untuk para profesional di bidang pendidikan melalui Beasiswa Chevening.
Kemendikdasmen dan Chevening akan mendukung SDM (sumber daya manusia) Indonesia untuk menempuh pendidikan S2 di Inggris sebagai penerima Beasiswa Chevening pada program studi yang berkaitan dengan pendidikan.
Beri kesempatan kuliah pascasarjana di Inggris Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti mengatakan, kerja sama beasiswa dengan mitra internasional menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas akses terhadap pengetahuan. Kemudian memberikan pengalaman global, serta jejaring internasional bagi insan pendidikan Indonesia.
Baca Lainnya :
- Mahasiswa UAD Edukasi Santri Sidikan0
- Magang, 30 Ribu Pemuda Dikirim ke Jepang 0
- Beasiswa Baznas, 530 Calon Diverifikasi 0
- Ini Beasiswa Kedokteran Kemkes di Jepang0
- Padangpanjang Salurkan Zakat Pendidikan 0
"Melalui kemitraan ini, para profesional Indonesia di bidang pendidikan dasar dan menengah akan memiliki kesempatan lebih luas untuk melanjutkan studi pascasarjana di Inggris. Pengetahuan dan pengalaman yang mereka peroleh nantinya diharapkan dapat memperkuat kapasitas sektor pendidikan nasional," kata dia.
Kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi Suharti menambahkan, kemitraan ini memiliki nilai strategis karena para penerima beasiswa diwajibkan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi dan mengabdikan diri sedikitnya selama dua tahun.
Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey mengatakan, Program Chevening tidak sekadar memberikan beasiswa, tetapi juga membangun kepemimpinan melalui peningkatan kompetensi, rasa percaya diri, dan jejaring global.
"Pendidikan adalah salah satu investasi paling penting yang dapat dilakukan suatu negara untuk masa depannya," tutur Dominic. "Kami sangat senang meluncurkan kemitraan baru dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, yang akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di Inggris sebagai Penerima Beasiswa Chevening," ucap dia.
Adapun pendaftaran Beasiswa Chevening–Kemendikdasmen untuk tahun ajaran 2027–2028 akan dibuka mulai 4 Agustus hingga 6 Oktober 2026. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan proses pendaftaran dapat diakses melalui www.chevening.org serta akun media sosial @UKinIndonesia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.kompas.com










.png)
.png)