- RI Mulai Bangun Kampung Haji
- Mesir Tambah Beasiswa untuk Muhammadiyah
- MPU Aceh Infak Rp1 M ke Palestina
- Jakarta Siapkan 900 Sapi Kurban
- Zakat ASN Gunungkidul Tembus Rp1,62 M
- RZ Berdayakan Ternak Ayam Lombok
- Startup Sualeh Ditawar Rp 1.000 Triliun
- Jadikan Wakaf Pilar Ekonomi Daerah
- NAZAS Nigeria Salurkan Zakat N77 Juta
- Kader NU Dilatih Jurnalisme Filantropi
Jakarta Siapkan 900 Sapi Kurban

Keterangan Gambar : Foto: Ilustrasi AI
Pemerintah Provinsi Jakarta melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya menargetkan penyediaan 900 ekor sapi kurban untuk memenuhi kebutuhan warga DKI Jakarta menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan hewan kurban yang memenuhi standar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan seluruh sapi yang disiapkan telah melewati proses seleksi serta pemeriksaan kesehatan secara ketat sebelum disalurkan kepada masyarakat. Ia menegaskan aspek keamanan dan mutu hewan menjadi prioritas utama tahun ini.
“Penyediaan 900 ekor sapi ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban dengan dukungan kualitas hewan dan layanan profesional dari Perumda Dharma Jaya,” kata Raditya dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).
Baca Lainnya :
- Jambi Dapat 12 Sapi Presiden0
- RZ Luncurkan Qurban Digital BRImo0
- BAZNAS Loteng Siapkan Kurban Terbaik0
- Panduan Lengkap Memilih Hewan Kurban 0
- Ibadah Kurban: Bukan Sekadar Menyembelih0
Perumda Dharma Jaya juga mengoptimalkan infrastruktur rumah pemotongan hewan (RPH) di Cakung yang telah mengantongi sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan Halal. Fasilitas pemotongan semi-mekanik tersebut memiliki kapasitas operasional sekitar 200 hingga 250 ekor per hari.
Untuk mendukung layanan, perusahaan daerah itu mengerahkan 100 tenaga profesional yang terdiri dari juru sembelih halal (Juleha) bersertifikat serta tim pengemasan.
Dharma Jaya turut menyediakan layanan pengelolaan daging kurban secara menyeluruh, mulai dari proses pemotongan, pemisahan karkas, hingga pengemasan khusus dalam ukuran kilogram agar memudahkan distribusi kepada masyarakat.
“Melalui sistem layanan terpadu ini, kami memastikan aspek higienitas tetap terjaga mulai dari hulu hingga hilir. Selain itu, kami juga menjamin manajemen limbah hasil pemotongan dilakukan sesuai regulasi lingkungan hidup yang berlaku,” ujarnya.
Sebagai bentuk transparansi publik dan kemudahan akses informasi, Dharma Jaya menyediakan data terbaru mengenai klasifikasi hewan dan rincian harga secara digital. Masyarakat dapat memantau harga serta ketersediaan stok melalui akun resmi Instagram @djawarameat.
“Prioritas kami adalah memberikan jaminan keamanan bagi konsumen. Setiap ekor sapi didatangkan dari wilayah yang telah terverifikasi dan wajib melalui proses karantina serta pemeriksaan ulang oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta,” imbuhnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, memastikan kesiapan Pemprov Jakarta menyambut Idul Adha dengan menitikberatkan pada tata kelola kurban yang tertib, higienis, dan ramah lingkungan.
“Pada prinsipnya kami menyiapkan sebaik-baiknya. Tidak hanya dari sisi kebutuhan hewan kurban, tetapi juga bagaimana penyelenggaraannya, mulai dari persiapan salat Id, proses pemotongan, hingga distribusi daging kepada masyarakat,” kata Suharini.
Ia juga menegaskan pentingnya penggunaan wadah ramah lingkungan dalam pembagian daging kurban sebagai bagian dari upaya mengurangi sampah plastik yang biasanya meningkat saat Idul Adha.
Dari sisi pengawasan, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta akan memulai pemeriksaan sejak satu bulan sebelum hari pelaksanaan. Pengawasan dilakukan berlapis dari tingkat wilayah hingga lokasi penjualan hewan kurban.
“Biasanya pengawasan sudah dimulai satu bulan sebelumnya. Kawan-kawan di wilayah akan turun untuk memastikan kesehatan hewan dan kelayakan distribusi,” tegasnya.
Suharini menambahkan Pemprov Jakarta telah berkoordinasi dengan daerah pemasok hewan kurban seperti Lampung dan Jawa Tengah. Mengingat keterbatasan lahan, Jakarta masih mengandalkan pasokan luar daerah untuk memenuhi kebutuhan sapi, kerbau, dan kambing.
“Koordinasi dengan daerah pemasok sudah dilakukan. Perizinan juga kita fasilitasi agar distribusi hewan kurban ke Jakarta berjalan lancar,” jelasnya.
Terkait peran Perumda Dharma Jaya, Suharini menyebut perusahaan daerah itu berfungsi sebagai pendukung dalam penyediaan hewan dan fasilitas pemotongan. Namun, mekanisme pemotongan umumnya dilakukan dalam bentuk potongan besar.
“Biasanya pemotongan di Dharma Jaya dilakukan dalam bentuk potongan besar, seperti dibagi empat, lalu diserahkan kepada panitia kurban untuk didistribusikan,” jelasnya.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.detik.com








.png)
.jpg)
.png)