Menko PM: Baznas Solusi Pemberdayaan

By Revolusioner 12 Agu 2026, 08:28:28 WIB Nasional
Menko PM: Baznas Solusi Pemberdayaan

Keterangan Gambar : Foto: Dok. langit7.id


Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Dr. Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab dipanggil Cak Imin memberikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI. Apresiasi diberikan atas peran BAZNAS yang membantu pemerintah menanggulangi kemiskinan lewat beragam solusi dan program pemberdayaan warga.

Pujian itu disampaikan Muhaimin setelah menghadiri peresmian program Zmart Pesantren, BAZNAS Ultra Mikro Masjid (BUMi), serta Santripreneur di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

"Alhamdulillah, BAZNAS sudah menjadi pelaku dari pemberdayaan masyarakat. BAZNAS bukan hanya mengatasi kemiskinan secara karitatif, tetapi juga membangun dan menumbuhkembangkan ekosistem, itu luar biasa," ujar dia dalam keterangannya, dikutip Senin (10/8/2026).

Menurut dia, langkah penguatan ekonomi umat lewat program pemberdayaan membuat BAZNAS bertransformasi menjadi kekuatan pendukung pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan di tanah air. "Karena itu, kolaborasi dengan BAZNAS sangat penting. BAZNAS kenapa dipercaya? Karena membangun ekosistem," kata Muhaimin.

Muhaimin menjelaskan bahwa penanganan masalah kemiskinan memiliki jenjang, mulai dari sekadar bantuan dasar karitatif hingga pemberdayaan demi mendorong kemandirian warga. Pada tahap pemberdayaan ini, menurut dia, BAZNAS berhasil memperlihatkan peran vitalnya.

"Ada yang paling dasar, yakni karitatif, ada yang paling tinggi adalah pemberdayaan. Nah, di situlah apresiasi kepada BAZNAS yang juga telah terus tumbuh menjadi kekuatan partner pemerintah," ujar dia.

Muhaimin menilai program pemberdayaan memegang peranan krusial untuk memutus rantai kemiskinan. Dalam konteks ini, dia menyebutkan bahwa pesantren merupakan salah satu ekosistem potensial dalam mendukung pengentasan kemiskinan.

"Pesantren itu menjadi pilihan dari upaya kita mengentaskan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Karena dari zaman ke zaman pesantren itu memiliki ekosistem yang kuat, kokoh, dan kredibel," ujar dia.

Lebih lanjut, Muhaimin menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan memerlukan sinergi antara pemerintah dan pelbagai pihak, termasuk BAZNAS, dengan metode kerja yang lebih adaptif. Langkah ini dibutuhkan supaya pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan warga.

"Ini semua tidak lain karena kita ingin melanjutkan orientasi baru Presiden agar kemajuan, pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh (kalangan) atas tetapi dinikmati juga bareng bersama-sama. Semua hari ini tidak ada jalan lain kecuali merombak pola kerja karena tantangannya begitu kompleks," ucap Muhaimin.

Sebelumnya, BAZNAS RI bersama Menko PM Dr. Abdul Muhaimin Iskandar telah menyalurkan bantuan penguatan ekonomi umat lewat program Zmart Pesantren, BAZNAS Ultra Mikro Masjid (BUMi), dan Santripreneur di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Ketiga program tersebut ditujukan guna memperkokoh kemandirian ekonomi masyarakat dari tingkat bawah, termasuk lewat pengembangan potensi ekonomi pada lingkungan pesantren.

Kontributor: Siddiq
Editor: MAS
Sumber: www.langit7.id 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment