- Ketika Beasiswa Harus Melahirkan Integritas
- Gunung yang Tak Pernah Menjanjikan Kepulangan
- Baznas-NU Bantu Penyintas Gempa Flores
- Wakaf Produktif Antar RS Achmad Wardi Mendunia
- Rumah Zakat Atasi Krisis Air Semarang
- Baznas-Sixerhood Galang Dana Kemanusiaan
- BAZNAS Perkuat Pengentasan Kemiskinan di DIY
- Kemenag Percepat Pemulihan Pesantren Aceh
- LSP BWI Kembangkan Ekosistem Wakaf Produktif
- Pemerintah Pulihkan Status Wakaf Blang Padang
Rumah Zakat Atasi Krisis Air Semarang

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rumahzakat.org
Rumah Zakat menyalurkan 52.500 liter air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di RW 10, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang telah menghadapi krisis air bersih selama hampir lima bulan.
Distribusi air menjangkau sejumlah permukiman di RT 02, RT 03, RT 04, dan RT 07. Berdasarkan informasi warga setempat, sekitar 150 kepala keluarga (KK) di kawasan tersebut masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut belum banyak berubah meskipun Kota Semarang mulai memasuki masa peralihan menuju musim hujan. Sumber air tanah di lingkungan warga belum pulih secara signifikan sehingga kebutuhan dasar, mulai dari memasak, minum, hingga sanitasi, masih sulit terpenuhi.
Baca Lainnya :
- IZI Jabar Dukung Pemulihan Masjid0
- Lazisnu Pulihkan Madrasah Klitih0
- Rumah Singgah Jadi Kampus Gratis0
- Pemkot Depok Biayai UKT 199 Mahasiswa0
- Warga Pesisir Dilatih Olah Limbah Kerang 0
Salah seorang warga terdampak, Khumaidi, menyampaikan apresiasi atas bantuan air bersih yang disalurkan Rumah Zakat. Ia mengatakan, dukungan tersebut sangat membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan pasokan air meskipun hujan mulai turun.
“Kami sangat berterima kasih kepada Rumah Zakat atas bantuan air bersih ini. Walaupun musim hujan sudah mulai tiba, kami warga di sini masih kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari karena sumber air belum kembali normal. Bantuan ini betul-betul meredakan beban kami,” ujar Khumaidi.
Penyaluran bantuan ini merupakan respons Rumah Zakat terhadap kebutuhan mendesak masyarakat di kawasan yang terdampak kekeringan. Lembaga tersebut berkomitmen memantau perkembangan ketersediaan air bersih di lokasi dan membuka peluang penyaluran bantuan lanjutan apabila diperlukan.
Rumah Zakat juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mempercayakan donasinya. Dukungan masyarakat tersebut memungkinkan distribusi air bersih menjangkau warga yang membutuhkan sekaligus membantu mengurangi beban mereka selama menghadapi krisis air.
Krisis air bersih mengingatkan kita bahwa kebutuhan dasar seperti air minum dan sanitasi merupakan bagian penting dari kehidupan yang layak. Kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi jembatan untuk membantu masyarakat menghadapi kesulitan, termasuk ketika bencana kekeringan mengancam kehidupan sehari-hari. Mari terus memperkuat gerakan berbagi agar lebih banyak keluarga mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar dan memiliki kesempatan hidup yang lebih baik.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.rumahzakat.org






.png)





.png)
.png)