RZ dan Kemenko PMK Resmikan 103 Huntara Korban Banjir Aceh

By Revolusioner 16 Mar 2026, 11:52:24 WIB Nasional
RZ dan Kemenko PMK Resmikan 103 Huntara Korban Banjir Aceh

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Zakatindonesia.id


Dalam sebuah momen penuh haru menjelang bulan suci Ramadan, Rumah Zakat bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) secara resmi menyerahkan 103 unit Hunian Sementara (Huntara) berbahan papan kayu kepada warga terdampak banjir bandang di Aceh. Upacara serah terima ini menjadi bagian integral dari rangkaian acara Pasar 1001 Malam yang digelar Pemerintah Provinsi Aceh di Kota Banda Aceh pada Kamis, 13 Maret 2026, tepat di kawasan strategis dekat Masjid Raya Baiturrahman—ikon keagungan Islam di tanah Serambi Mekkah.

Acara yang berlangsung meriah ini tidak hanya menjadi wadah hiburan dan perdagangan malam hari, melainkan juga momentum simbolis untuk membangun kembali harapan bagi ratusan keluarga penyintas bencana. Banjir bandang yang melanda berbagai wilayah Aceh beberapa waktu lalu telah merenggut rumah-rumah penduduk, meninggalkan puing-puing dan trauma mendalam bagi masyarakat setempat. Huntara papan kayu ini dirancang khusus sebagai solusi tinggal sementara yang kokoh, aman, dan cepat dibangun, memungkinkan keluarga-keluarga tersebut memiliki tempat berlindung layak sambil menunggu rekonstruksi permanen.

Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Leontinus Alpha Edison, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran dari Kemenko PMK, kepada para perwakilan penerima manfaat yang sengaja diundang hadir. Prosesi ini disaksikan oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Dr. Husnan, ST., MP, yang menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Aceh lainnya. Kehadiran mereka menegaskan komitmen lintas sektor dalam penanganan bencana, di mana kolaborasi antara lembaga filantropi seperti Rumah Zakat dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan pemulihan.

Baca Lainnya :

Sebelumnya, Rumah Zakat telah mengerahkan timnya untuk membangun 103 unit Huntara tersebut di lokasi-lokasi terdampak, dengan spesifikasi yang mempertimbangkan iklim tropis Aceh seperti ventilasi baik, lantai elevated untuk menghindari genangan air, serta ukuran ruang yang cukup untuk satu keluarga kecil. Setiap unit dilengkapi fasilitas dasar seperti pintu, jendela, dan atap anti bocor, sehingga langsung siap huni. "Ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol kebersamaan dan gotong royong untuk bangkit dari musibah," ujar salah satu perwakilan Rumah Zakat di sela acara.

Lebih dari itu, Huntara ini diharapkan menjadi jembatan menuju kehidupan normal bagi penyintas. Bagi banyak keluarga, kehilangan rumah berarti kehilangan stabilitas—anak-anak tak bisa belajar dengan tenang, orang tua kesulitan mencari nafkah. Dengan tempat tinggal sementara ini, mereka kini bisa fokus menata ulang ekonomi rumah tangga, seperti berdagang kecil-kecilan atau kembali bekerja, sambil proses bantuan permanen dari pemerintah berjalan.

Tak berhenti di serah terima Huntara, Rumah Zakat juga aktif berkontribusi pada semangat berbagi Ramadan melalui pembagian 200 paket berbuka puasa kepada pengunjung Pasar 1001 Malam. Paket-paket istimewa berisi takjil lengkap seperti kurma, air mineral, kolak, dan makanan ringan ini langsung diserahkan saat waktu maghrib mendekat, menciptakan suasana keakraban dan kegembiraan di tengah keramaian pasar. Inisiatif ini tak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tapi juga mempererat silaturahmi antarwarga, sesuai esensi Ramadan sebagai bulan berbagi.

Kolaborasi apik antara Rumah Zakat, Kemenko PMK, dan Pemerintah Aceh ini menjadi teladan bagi penanganan bencana di Indonesia. Di tengah tantangan cuaca ekstrem yang semakin sering akibat perubahan iklim, upaya seperti ini membawa angin segar bagi ribuan korban di Aceh. Harapannya, proses pemulihan tak hanya fisik, tapi juga membangun ketangguhan mental dan ekonomi masyarakat, sehingga mereka bisa bangkit lebih kuat dan mandiri di masa depan.

Kontributor: Hana Salwa Nurrasyid

Editor: MAS

Sumber: www.zakatindonesia.id 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment