Bupati Merangin Berbagi Beasiswa Santri

By Revolusioner 26 Mei 2026, 09:17:01 WIB Z-Academy
Bupati Merangin Berbagi Beasiswa Santri

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Meranginkab.go.id


Bupati Merangin, M. Syukur, membawa kabar gembira bagi dunia pendidikan keagamaan saat menghadiri acara Khaflatut Takhrij atau perpisahan dan wisuda santriawan/wati Angkatan ke-IX Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Islah, Desa Buluran Panjang, Kecamatan Tabir, Senin (25/05).

Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut, Bupati M. Syukur mengumumkan adanya peluang beasiswa penuh bagi santri berprestasi dan kurang mampu di Merangin untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA.

Beasiswa itu merupakan hasil tindak lanjut dari koordinasi Bupati Merangin ke Jakarta belum lama ini. Kabupaten Merangin memperoleh kuota sebanyak 15 orang untuk disekolahkan di Sekolah Kebangsaan yang berada di Lampung. Program tersebut merupakan inisiasi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

Baca Lainnya :

"Saya prioritaskan anak-anak Merangin yang berprestasi dan betul-betul tidak mampu. Nanti jika ada santri dari Ponpes Daarul Islah ini yang memenuhi kriteria, silakan diseleksi. Saya siapkan kuota satu atau dua orang dari sini untuk bisa melanjutkan sekolah kebangsaan di Lampung," ujar Bupati M. Syukur di hadapan para wali santri dan pengasuh pondok.

Selain membuka peluang beasiswa ke luar daerah, Bupati M. Syukur menegaskan Pemerintah Kabupaten Merangin terus berkomitmen mendukung keberlangsungan operasional serta pembangunan fasilitas pendidikan Islam di daerah. Salah satunya melalui program bantuan dana senilai Rp100 juta per pesantren yang dipastikan tetap berjalan, termasuk untuk Ponpes Daarul Islah.

Bupati mengaku bangga melihat perkembangan infrastruktur Ponpes Daarul Islah yang kini mengalami kemajuan pesat dibanding beberapa tahun lalu saat dirinya masih menjabat sebagai anggota DPD RI.

"Dulu saat lewat sini mengantar bantuan, bangunannya belum seperti ini. Sekarang perkembangannya luar biasa, bangunan-bangunannya sudah cukup bagus. Pemerintah daerah akan terus berupaya menyokong melalui program bantuan yang ada," tambah dia.

Melalui momentum wisuda Angkatan ke-IX tersebut, Bupati M. Syukur memberikan motivasi kepada para lulusan agar tidak berkecil hati. Ia juga meluruskan stigma keliru di masyarakat yang kerap menganggap pesantren sebagai tempat penampungan anak nakal. Sebaliknya, pesantren merupakan lembaga yang memberikan nilai lebih dalam pembentukan karakter dan pendalaman agama.

Bupati menegaskan alumni pesantren memiliki kesempatan yang sama luasnya dengan lulusan sekolah umum untuk meraih cita-cita tinggi, termasuk memanfaatkan peluang beasiswa yang disediakan pemerintah.

"Jangan berpikir tamatan pesantren tidak bisa sukses. Banyak tokoh besar di Jakarta, pengusaha, bupati, hingga jenderal TNI dan Polri yang lahir dari rahim pesantren. Kuncinya adalah menjadi apa pun profesi kalian nanti, apakah pengusaha atau pejabat, jalankanlah dengan tetap berkiblat pada Al-Qur'an," tegas Bupati.

Pada akhir sambutannya, Bupati menyampaikan selamat kepada para santri yang diwisuda. Ia juga berterima kasih kepada pimpinan Ponpes, Ustaz Fahmi, beserta seluruh dewan guru yang terus istikamah mendidik generasi muda Merangin agar menjadi generasi tangguh di era globalisasi. (Indra/van/Kominfo)

Kontributor: Azzam Al Hanif
Editor: MAS
Sumber: www.meranginkab.go.id




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment