- Turnstile Konser Amal Palestina di AS
- Ziswaf Dunia Jadi Solusi Krisis Iklim
- 2.140 Peserta Daftar Beasiswa Bulutangkis
- Ini Beasiswa Anak Berkebutuhan Khusus
- Cara Mendidik Anak Agar Jadi Saleh
- Info Beasiswa Tahfiz Rp2 Juta per Bulan
- Ada Beasiswa Dana Abadi Diponegoro
- Bank Permata Syariah Berzakat Rp12,1 M
- Mustahik Bukittinggi Dapat Zakat Rp38,8
- Baznas-PNM Salur 15 Ambulans Rp5,7 M
Turnstile Konser Amal Palestina di AS

Keterangan Gambar : Foto: Ilustrasi AI
Band hardcore asal Baltimore, Amerika Serikat (AS), Turnstile, akan menggelar konser amal gratis di Monumen Washington pada 24 Oktober 2026. Pertunjukan ini menjadi bentuk solidaritas sekaligus upaya penggalangan dana kemanusiaan bagi masyarakat Palestina, Sudan, dan Lebanon.
Konser tersebut merupakan hasil kolaborasi Turnstile dengan organisasi kemanusiaan Human Concern International. Pengunjung nantinya dapat menyaksikan pertunjukan live Turnstile secara gratis, dengan kesempatan memberikan donasi untuk membantu masyarakat yang terdampak krisis kemanusiaan di Palestina, Sudan, dan Lebanon.
Selain menjadi ajang solidaritas, konser ini juga akan menandai berakhirnya rangkaian tur Never Enough Turnstile di kawasan Amerika Utara.
Baca Lainnya :
- Ini Dia Artis Peraih Beasiswa LPDP0
- Macklemore Tur Dunia Bela Palestina0
- Ferry Irwandy Donasi Rp4,1 M untuk NTT0
- Deddy Corbuzier Bantu Korban Gempa NTT0
- RANS Entertainment Galang Dana Gempa NTT0
Direktur Global Human Concern International, Hassan Wadi, menyambut baik kolaborasi tersebut. Sebagai warga Gaza, dia mengaku bangga melihat Turnstile dan komunitas skena hardcore di Amerika Serikat bersatu untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit karena konflik.
"Sebagai warga Gaza, saya sangat bangga melihat tim dan komunitas Turnstile bersatu untuk mendukung masyarakat di Gaza, Lebanon, dan Sudan. Ketiga wilayah ini telah mengalami begitu banyak penderitaan," ujar Hassan Wadi, dikutip dari NME pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Dia berharap dukungan dari para penggemar dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga yang terdampak krisis, mulai dari makanan, air bersih, layanan medis, hingga tempat tinggal.
"Dengan dukungan kalian, kami berharap bisa menyediakan makanan, air bersih, layanan medis, dan tempat tinggal bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan di ketiga wilayah tersebut. Terima kasih atas dukungan kalian semua. Kami merasa terhormat bisa mengumpulkan dan menyalurkan donasi ini," ujar dia.
Komitmen Turnstile untuk menyuarakan persoalan kemanusiaan sebelumnya juga terlihat saat mereka menghadiri ajang BRIT Awards 2026. Dalam kesempatan tersebut, para personel band menekankan pentingnya peran musisi dalam merefleksikan berbagai persoalan yang terjadi di dunia.
"Hal itu sangat penting. Menurut saya, musisi bisa menjadi semacam cermin yang merefleksikan apa yang sedang terjadi di dunia," ujar Turnstile saat diwawancarai NME di karpet merah BRIT Awards 2026.
Mereka juga menyoroti pentingnya empati di tengah berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan, khususnya di Amerika Serikat. "Terutama di Amerika Serikat saat ini, ada begitu banyak upaya untuk menghilangkan sisi kemanusiaan seseorang. Karena itu, empati dan kesadaran terhadap situasi yang terjadi sangat dibutuhkan," lanjut mereka.
Bagi Turnstile, bermusik bukan sekadar menyampaikan karya kepada pendengar, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan pandangan dan menyoroti berbagai persoalan yang terjadi di dunia saat ini.
"Kami adalah sebuah band dan berusaha melakukan apa yang kami bisa untuk merefleksikan keadaan tersebut, memberi ruang bagi orang-orang untuk bersuara, sekaligus menyoroti berbagai persoalan yang terjadi," ujar dia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.medcom.id











.png)
.png)