- Wakaf, Muhammadiyah Lirik Blockchain
- Wakaf Produktif Sukuk Diluncurkan
- Padangpanjang Salurkan Zakat Pendidikan
- Zakat, Solusi Kemiskinan Ekstrem di NTB
- RZ Bantu Alat Sekolah Yatim Cihampelas
- Panasonic Gobel Berbagi Beasiswa
- BWI Kembangkan Wakaf Produktif Pisang
- RZ Perkuat Kelembagaan Rumah Mangrove
- Kelima Kali, BAZNAS Raih Top Brand Award
- Bank Aceh Syariah Berzakat Rp400 Juta
Wakaf Produktif Sukuk Diluncurkan

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Kemenag.go.id
Kementerian Agama, Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan IPB University meresmikan Kawasan Wakaf Produktif IPB University yang didanai melalui imbal hasil Sukuk Wakaf Ritel (SWR) Seri SWR004. Kawasan yang berada di Bogor ini menjadi wujud pemanfaatan wakaf uang secara produktif untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi umat.
Peresmian dihadiri perwakilan Kementerian Keuangan, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Badan Wakaf Indonesia (BWI), jajaran pimpinan IPB University, serta direksi Bank Mega Syariah.
Kepala Subdirektorat Bina Kelembagaan dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Muhibuddin, mengatakan, pemanfaatan imbal hasil Sukuk Wakaf Ritel yang dijamin negara telah dioptimalkan untuk mendukung pembangunan sektor riil. Salah satu implementasinya ialah pengembangan usaha peternakan berbasis kemitraan dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan IPB University.
Baca Lainnya :
- BWI Kembangkan Wakaf Produktif Pisang 0
- Rumah Wakaf Kelola Dana Abadi0
- Ini Dia Dapur MBG Berbasis Wakaf0
- BWI Cari Solusi Status Wakaf Blangpadang0
- Wakaf 99 Masjid Mulai Dibangun0
"Peresmian kawasan ini bukan sekadar pembangunan ekonomi berbasis wakaf, melainkan bukti bahwa wakaf uang mampu ditransformasikan menjadi aset produktif. Inilah wajah baru perwakafan Indonesia yang menjadi instrumen pembangunan ekonomi umat," ujar dia di Bogor, Selasa (29/7/2026).
Menurut dia, kawasan wakaf produktif tersebut memperkuat peran perguruan tinggi dalam mengintegrasikan hasil riset, inovasi teknologi, dan sumber daya manusia dengan instrumen keuangan syariah.
Ia berharap model pengelolaan wakaf produktif tersebut dapat menjadi percontohan nasional yang diterapkan di berbagai daerah. "Model ini diharapkan menjadi best practice atau percontohan nasional yang dapat direplikasi oleh universitas lain, pesantren, hingga pemerintah daerah," ujar dia.
Muhibuddin menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri keuangan syariah menunjukkan bahwa wakaf tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ibadah, tetapi juga mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi yang berdampak luas bagi masyarakat.
Menurut dia, sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui pengembangan wakaf yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi umat.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.kemenag.go.id

.jpg)








.png)
.png)