- UNRWA Krisis Dana untuk Palestina
- Pelataran Permudah Ambil Sertipikat Wakaf
- BAZNAS Batam Himpun Zakat Rp21 M
- Pengurang Pajak, MPR: Revisi UU Zakat
- Safar Jadi Momentum Perbanyak Sedekah
- Penyintas Aceh Rawat Sumur untuk Warga
- Ambulans DD Evakuasi Warga Gaza
- Safar, Momentum Perbanyak Sedekah
- YBM PLN dan Rumah Zakat Tebar Sembako
- Cara Mendidik Anak Islami di Era Digital
LPDP Buka Peluang Kampus di Luar Daftar
.png)
Keterangan Gambar : Foto: www.sindonews.com
Pendaftar Beasiswa LPDP 2026 kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi yang tidak tercantum dalam daftar tujuan resmi LPDP. Kesempatan tersebut tersedia melalui skema Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE, selama seluruh persyaratan yang ditetapkan dapat dipenuhi.
Melalui akun Instagram resminya yang dikutip pada Sabtu (18/7/2026), LPDP menjelaskan bahwa peserta diperbolehkan mengusulkan program studi maupun perguruan tinggi di luar daftar tujuan. Namun, ketentuan yang berlaku berbeda untuk tujuan studi di luar negeri dan di dalam negeri.
Meski memberikan fleksibilitas, LPDP tetap menyarankan calon penerima beasiswa memilih perguruan tinggi yang telah masuk dalam daftar tujuan apabila kampus yang diinginkan sudah tersedia. Langkah tersebut dinilai lebih praktis karena proses administrasi tidak memerlukan persyaratan tambahan. Selain itu, daftar perguruan tinggi tujuan LPDP telah melalui proses kurasi berdasarkan kualitas serta reputasi institusi dan program studi di berbagai negara.
Baca Lainnya :
- Beasiswa CIMB Niaga Dibuka0
- Beasiswa NU-BAZNAS Bangun Jejaring Global0
- Beasiswa BCA 2027 Buka Peluang Karier0
- Garut Buka Beasiswa Sarjana untuk Desa0
- Lazismu Tebar Beasiswa ke 127 Pelajar DIY 0
Bagi pendaftar yang ingin mengajukan perguruan tinggi di luar daftar tujuan, pengajuan tetap dapat dilakukan selama seluruh persyaratan dipenuhi dan dinyatakan lolos pada tahap Seleksi Administrasi.
Untuk tujuan studi luar negeri di luar daftar LPDP, peserta wajib memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional. Selain itu, peserta harus mengunggah bukti bahwa perguruan tinggi dan program studi yang dipilih memiliki kualitas atau reputasi unggul. Bukti tersebut dapat berupa dokumen resmi maupun tangkapan layar dari universitas atau lembaga pemeringkatan internasional yang kredibel.
Sementara itu, persyaratan bagi perguruan tinggi dalam negeri dibedakan berdasarkan kategori afirmasi dan non-afirmasi. Pada kedua kategori tersebut, kepemilikan LoA Unconditional tidak menjadi syarat wajib. Perguruan tinggi yang dipilih harus memiliki akreditasi A atau Unggul dari BAN-PT.
Untuk kategori non-afirmasi, perguruan tinggi juga diwajibkan masuk dalam Top 1.200 QS World University Rankings terbaru. Persyaratan tersebut tidak berlaku bagi kategori afirmasi. Di sisi lain, program studi yang dipilih pada kedua kategori wajib memiliki akreditasi A, Unggul, atau akreditasi internasional dari BAN-PT.
LPDP juga mengingatkan bahwa seluruh usulan perguruan tinggi maupun program studi di luar daftar tujuan akan melalui proses evaluasi pada tahap Seleksi Administrasi. Oleh karena itu, setiap pendaftar perlu memastikan seluruh dokumen pendukung telah lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebelum mengajukan pilihan tersebut.
Apabila perguruan tinggi atau program studi yang diinginkan telah tersedia dalam daftar tujuan LPDP, memilih institusi tersebut tetap menjadi opsi yang lebih sederhana karena proses administrasinya tidak memerlukan dokumen tambahan.
Kontributor: Azzam Al Hanif
Editor: MAS
Sumber: www.sindonews.com

.jpg)









.png)
.png)