- ASMI Panen Melon dari Program Wakaf Produktif
- Jateng Buka Beasiswa Santri dan Mahasantri
- Yayasan Zakat Alam Ubah Sampah Pasar Jadi Pupuk
- Bank Aceh Sigli Berzakat Rp400 Juta Dividen Rp2,62 M
- Baznas dan BKKBN Bentuk Zakat Community Development
- Deddy Corbuzier Bantu Korban Gempa NTT
- RZ Buka Dapur Umum Nagekeo
- Gempa, 1.137 Porsi untuk Penyintas
- Relawan RZ Dilatih Vertical Rescue
- DT Peduli Bantu Ratusan Warga Sikka
Baznas dan BKKBN Bentuk Zakat Community Development

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Baznas.go.id
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN resmi menghadirkan Program Zakat Community Development (ZCD) untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui zakat, infak, dan sedekah.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid, usai agenda peresmian program di Jakarta, Rabu, menjelaskan kolaborasi ini bertujuan mengoptimalkan pendayagunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dalam mengakselerasi penurunan angka stunting, mendorong kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat, hingga memperkuat ketahanan keluarga.
"Hari ini kami memperkuat kerja sama yang sudah terjalin selama ini dengan program-program unggulan kami yang semuanya intinya adalah untuk peningkatan kualitas keluarga, untuk mengentaskan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan keluarga," kata dia.
Baca Lainnya :
- PSIPP Usul Zakat Jadi Dana Darurat0
- NU Peduli Bangun Posko Gempa di NTT0
- Ambulans NU Bantul Layani 7.918 Perjalanan0
- Baznas Respon Cepat Gempa NTT0
- Staf Presiden Kunjungi Kampung Zakat0
Sodik menegaskan program ZCD dirancang sebagai pendekatan komprehensif yang memadukan aspek ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial, dan keagamaan berbasis komunitas.
Ia menyebut rekam jejak pelaksanaan pilot project di lima provinsi pada periode 2024–2026 membuktikan bahwa pendampingan usaha mikro berbasis kelompok mampu menggerakkan potensi ekonomi keluarga secara nyata.
"Tadi kami bertemu dan berdialog dengan keluarga-keluarga yang dapatkan dukungan dari BKKBN dan dukungan dari Baznas. Dan tadi mereka mengatakan Alhamdulillah sudah jalan, tinggal ada penguatan pendampingan," ujar dia.
Lebih lanjut, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad mengatakan pihaknya terus memperkuat program ZCD sebagai bentuk komitmen nyata dalam pemberdayaan masyarakat serta pengentasan kemiskinan ekstrem di berbagai daerah.
Program berbasis produktif yang mengintegrasikan aspek dakwah, ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan ini, kata Idy, telah menyalurkan bantuan senilai Rp1,391 miliar kepada 23 kelompok di berbagai wilayah dan ditargetkan terus meluas hingga ke 11 kabupaten/kota di delapan provinsi.
"Program ZCD ini merupakan pengembangan komunitas dengan mengintegrasikan aspek dakwah, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan secara komprehensif yang sumber pendanaannya dari zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya," ucap dia.
Sementara Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan pihaknya terus memperkuat sinergi bersama Baznas untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui optimalisasi Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) yang kini menjangkau 37.000 kelompok peserta KB di seluruh Indonesia.
Ia menyebut dukungan permodalan dan pendampingan dari program ZCD tersebut terbukti nyata meningkatkan kesejahteraan peserta, seperti kelompok UPPKA di Sumatra Selatan dan Jawa Tengah yang sukses mengantongi omzet hingga di atas Rp100 juta.
"Semangatnya cuma satu, peningkatan ekonomi keluarga dan keluarga yang berkualitas dan tambah baik," ucap Wihaji.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.baznas.go.id










.png)
.png)