Daarut Tauhiid (DT) Peduli menyalurkan bantuan pangan kepada 115 kepala keluarga (KK) yang terdampak gempa bumi di Dusun Tanadewa, Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Ahad (16/8/2026). Bantuan tersebut merupakan amanah dari para donatur untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa darurat.
Setiap keluarga menerima satu paket bahan pangan yang terdiri atas 5 kilogram beras, tiga bungkus mi instan, lima butir telur, serta satu botol minyak goreng. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Ramli selaku perwakilan penerima manfaat, bersama perwakilan Pemerintah Desa Henga, Tahul.
Dukungan DT Peduli tidak hanya berupa bantuan pangan. Amanah donatur juga diwujudkan melalui distribusi obat-obatan serta dukungan terhadap operasional dapur umum dan posko pengungsian di sejumlah wilayah yang terdampak gempa.
Baca Lainnya :
Bagi warga terdampak, bantuan tersebut menjadi dukungan penting di tengah kondisi yang masih penuh ketidakpastian. Ramli mengungkapkan rasa syukurnya setelah menerima bantuan dari DT Peduli.
“Kami sangat bersyukur. Rasa sedih dan khawatir perlahan berganti tenang karena kami merasa tidak lagi berjuang sendirian,” ujar dia.
Apresiasi juga disampaikan Tahul selaku perwakilan Pemerintah Desa. Menurutnya, kehadiran bantuan dari DT Peduli menjadi kabar menggembirakan bagi warga yang tengah menghadapi situasi sulit.
“Alhamdulillah, di situasi seperti ini kami mendapatkan kabar baik dengan hadirnya DT Peduli yang menyampaikan bantuan dari para donatur untuk warga kami. Terima kasih para donatur. Semoga menjadi jalan pulihnya NTT,” tutur dia.
Gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026) dan menyebabkan ribuan warga mengungsi. Berdasarkan pembaruan data BNPB hingga Selasa (18/8/2026), sebanyak 68 orang meninggal dunia dan 213 orang mengalami luka-luka.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, DT Peduli terus berupaya memastikan amanah para donatur dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Dukungan pangan, kesehatan, serta fasilitas pengungsian diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascagempa.