Baznas Salur Bantuan di 12 Titik Karhutla

By Revolusioner 22 Okt 2026, 03:22:09 WIB Nasional
Baznas Salur Bantuan di 12 Titik Karhutla

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Disway.id


Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di 12 titik yang tersebar di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi hingga 19 Oktober 2026. Dalam upaya tersebut, BAZNAS mengerahkan 51 personel untuk membantu proses pemadaman sekaligus memberikan dukungan kemanusiaan bagi petugas, relawan, dan masyarakat yang terdampak asap.

Selain mendukung penanganan kebakaran, BAZNAS menyediakan berbagai kebutuhan dasar, seperti air minum, makanan, masker, dan air bersih. BAZNAS juga menyiapkan Rumah Sehat Oksigen di Palangka Raya sebagai langkah antisipasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan akibat paparan asap.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menjelaskan bahwa respons terhadap karhutla dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi di lokasi kebakaran serta kebutuhan masyarakat di sekitarnya.

Baca Lainnya :

“Penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Kami juga berupaya memenuhi kebutuhan petugas dan relawan serta membantu masyarakat yang terdampak asap,” ungkap Idy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (19/10/2026).

Sejumlah wilayah yang menjadi lokasi penanganan meliputi Jalan Golf Ujung dan Jalan Lingkar Selatan di Banjarbaru, Desa Parit Baru dan Desa Wonodadi 2 di Kabupaten Kubu Raya, serta Jalan Alson 3 di Palangka Raya. Tim BAZNAS juga terlibat dalam penanganan kebakaran di Kutai Timur, Berau, Mamuju Tengah, dan Kotawaringin Timur.

Pelaksanaan respons di setiap wilayah disesuaikan dengan perkembangan kebakaran dan kebutuhan di lapangan. Untuk mendukung kegiatan tersebut, BAZNAS menurunkan 51 personel Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), dengan dukungan satu mobil rescue, tujuh mobil operasional, dan dua sepeda motor.

“BAZNAS mengerahkan 51 personel Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dengan dukungan satu mobil rescue, tujuh mobil operasional, dan dua sepeda motor,” jelas dia.

Dalam memenuhi kebutuhan petugas dan relawan selama proses pemadaman, BAZNAS mendirikan layanan dapur air di 13 titik. Layanan ini menyediakan air minum dan makanan ringan untuk membantu menjaga kebutuhan dasar personel yang bertugas di tengah kondisi lapangan yang menantang.

Idy menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan konsumsi menjadi bagian penting dari dukungan operasional selama penanganan karhutla.

“Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar petugas dan relawan tetap terpenuhi selama proses pemadaman. Dukungan ini penting agar mereka dapat menjalankan tugas di lapangan,” ucap Idy.

Selain layanan dapur air, BAZNAS menyalurkan makanan siap saji dan multivitamin di Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur, serta Kelurahan Raja, Pangkalan Bun. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat maupun pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran.

Perlindungan terhadap warga dari paparan asap juga menjadi perhatian dalam respons ini. BAZNAS mendistribusikan masker di 27 lokasi yang mencakup kawasan permukiman, sekolah, dan pondok pesantren. Penyaluran tersebut diharapkan membantu masyarakat mengurangi paparan asap selama kebakaran berlangsung.

BAZNAS turut menyalurkan air bersih di sembilan titik di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan, termasuk wilayah Ogan Ilir dan Banyuasin. Bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat di tengah situasi darurat.

Adapun persiapan Rumah Sehat Oksigen BAZNAS di Palangka Raya dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan akibat dampak asap. Hingga 19 Oktober 2026, fasilitas tersebut masih berada dalam tahap persiapan operasional.

Idy menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah, relawan, dan berbagai pihak terkait diperlukan agar penanganan karhutla berjalan sesuai kebutuhan. Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Sinergi berbagai pihak sangat diperlukan dalam penanganan bencana. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung petugas dan relawan di lapangan,” tutur dia.

Respons BAZNAS terhadap karhutla telah berlangsung sejak 28 Juli 2026. Ke depan, penanganan dan penyaluran bantuan akan terus disesuaikan dengan perkembangan kebakaran serta kondisi masyarakat di wilayah terdampak.

“Penanganan karhutla telah berlangsung sejak 28 Juli 2026 dan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. BAZNAS berkomitmen melanjutkan layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak serta mendukung upaya penanganan darurat bersama berbagai pihak,” ujar dia.

Kontributor: Raeihan

Editor: MAS

Sumber: www.disway.id 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment