- Zakat Fitrah di Tengah Banjir Rob: Dari Teks Fikih ke Aksi Nyata
- BAZNAS Salurkan Beras ke Korban Rob Bekasi
- Sahkah Puasa Jika Meninggalkan Shalat?
- Sejarah Zakat di Indonesia
- Zakat di Kerajaan Arab Saudi
- Besarnya Pahala Shalat Tarawih Ramadhan
- Bolehkah Makan Setelah Imsak? Ini Penjelasannya
- Fajrul Amanah Perkuat Wakaf Pendidikan Gorontalo
- BWI Salurkan Beasiswa Wakaf di Surakarta
- Dompet Dhuafa Optimalkan Program Ramadan
BAZNAS Salurkan Beras ke Korban Rob Bekasi

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Baznas.go.id
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak cepat menjangkau wilayah terisolasi untuk menyalurkan bantuan beras zakat fitrah kepada warga terdampak banjir rob di pesisir Kabupaten Bekasi. Distribusi dilakukan di dua lokasi, yakni Pondok Dua, Desa Pantai Harapan Jaya, dan Muara Beting, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, pada Minggu (1/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS
menyalurkan 200 paket beras zakat fitrah masing-masing seberat 5 kilogram,
dengan pembagian 100 paket di setiap titik. Bantuan ini menjadi harapan bagi
warga yang selama hampir tiga bulan terisolasi akibat banjir rob dan kesulitan
memperoleh pasokan logistik.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang
Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menegaskan bahwa penyaluran
ini merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam memastikan amanah zakat dari
para muzaki tersampaikan kepada mustahik, terutama di daerah yang sulit dijangkau.
Baca Lainnya :
- BAZNAS Tebar Hidangan Ramadan untuk Pemulung0
- Buruh Dapat Sembako dari Lazismu Pekanbaru 0
- Mustahik Pringsewu Dapat Kado Beras Lazismu 0
- IZI Sumbar Tebar Paket Fidyah untuk Warga 0
- IZI dan DKM Nurul Iman Salurkan Sembako Fidyah0
“BAZNAS berupaya hadir di tengah
masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, yakni dampak banjir rob yang
berkepanjangan serta tantangan ekonomi di bulan Ramadan. Kami berharap bantuan
beras zakat fitrah ini dapat meringankan beban pangan keluarga, sehingga warga
bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang meskipun dalam situasi
sulit,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Kondisi di lapangan memang
memprihatinkan. Watiah, warga Desa Pantai Harapan Jaya, mengungkapkan bahwa
desanya terendam banjir rob selama hampir tiga bulan tanpa bantuan yang masuk.
“Gara-gara banjir rob hampir tiga
bulan sampai kaki bonyok kena kutu air, dan selama itu bantuan belum ada yang
masuk. Alhamdulillah hari ini dapat bantuan beras zakat fitrah dari BAZNAS. Di
situasi sekarang kami sangat membutuhkan bantuan ini. Terima kasih, BAZNAS,”
tuturnya haru.
Hal serupa disampaikan Tambrun (65), nelayan yang tinggal di gubuk sederhana bersama istrinya yang menderita tumor otak. Dengan penghasilan sekitar Rp30–50 ribu setiap kali melaut, bantuan tersebut sangat berarti baginya. “Biasanya uang segitu buat beli beras. Alhamdulillah dengan bantuan BAZNAS ini, saya merasa sangat terbantu,” katanya.
Sementara itu, Nursan dari
Kelompok Bahagia Berkarya (Kebaya) menjelaskan bahwa banjir rob yang merendam
rumah warga telah menghambat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
“Nelayan tidak bisa fokus melaut
karena pemulihan rumah, ditambah cuaca angin barat yang berbahaya buat melaut.
Kalau tidak melaut, artinya tidak punya penghasilan. Bantuan beras ini
setidaknya meringankan beban warga di sini,” jelasnya.
Editor: MAS
Sumber: www.baznas.go.id

1.png)






.jpg)
.png)
.png)