- Xi: Palestina Kunci Damai Timur Tengah
- LPDP Rp100 M, Jakarta Siapkan 50 Beasiswa
- DD Berdayakan Kampung Susu
- RZ Siapkan Pos Segar Petugas Karhutla
- Baznas Agam Salurkan Zakat Rp188 Juta
- Mustahik Jateng Dikawal KUA Lumbir
- Akulaku Bantu Penyintas Gempa NTT
- Mustahik Jambi Mandiri Berkat ZChicken
- Pemerintah Dorong Optimalisasi Filantropi
- Malaysia Luncurkan MyANGKASA Plus
DD Berdayakan Kampung Susu

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Dompetdhuafa.org
Upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan Dompet Dhuafa (DD) bersama ROIS OJK, salah satunya melalui program pemberdayaan ekonomi di Kampung Susu Lawu (KSL), Singolangu, Sarangan, Magetan, Jawa Timur. Program tersebut diluncurkan pada Jumat (4/9/2026) di kawasan Kampung Susu Lawu. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem ekonomi masyarakat yang mengintegrasikan potensi peternakan, wisata, dan usaha mikro masyarakat setempat.
Kolaborasi Dompet Dhuafa dan ROIS OJK kali ini merupakan penyaluran dari zakat karyawan ROIS OJK. Pemberdayaan diperkuat melalui tiga bentuk dukungan, yakni pengembangan sapi perah bagi penerima manfaat peternak, gerobak susu bagi pelaku usaha, serta pembangunan kafetaria di kawasan Kampung Susu Lawu.
Ketiganya diarahkan untuk memperkuat rantai ekonomi yang sudah tumbuh di Singolangu, mulai dari produksi susu, penjualan, hingga pengembangan kawasan wisata edukasi. Dalam pengembangan Kampung Susu Lawu, sektor agrowisata, peternakan, dan UMKM menjadi bagian yang saling terhubung.
Baca Lainnya :
- RZ Siapkan Pos Segar Petugas Karhutla0
- RZ Tebar Masker Abu Krakatau0
- LAZ MKU Sleman Cetak Mustahik Mandiri 0
- BPKH dan RZ Tebar 7.700 Liter Air di NTT0
- RZ Hibur Anak Korban Gempa NTT0
Bagi masyarakat Singolangu, perjalanan menjadi Kampung Susu Lawu juga tidak berlangsung dalam waktu singkat. Bapak Waluyo atau yang akrab dipanggil Mbah Wo menjadi salah satu warga yang ikut merintis perubahan dari peternakan sapi potong menuju sapi perah.
Bila sebelumnya masyarakat terutama memperoleh penghasilan dari peternakan, keberadaan wisata dan pengembangan susu kemudian membuka peluang usaha baru. Susu yang dihasilkan peternak mulai diolah menjadi berbagai produk turunan dan mendorong keterlibatan masyarakat, termasuk kelompok perempuan.
"Begitu susu sudah ada, akhirnya masyarakat Singolangu, utamanya ibu-ibu, bergabung dengan kelompok dan sekarang usaha, wirausaha susu dan turunannya," tutur dia.
Saat ini, terdapat sekitar 32 produk turunan susu yang dikembangkan masyarakat, mulai dari susu pasteurisasi, susu murni, permen susu, stik susu, pai susu, nugget susu hingga yoghurt. Produk yang menjadi unggulan antara lain susu pasteurisasi dan permen susu.
"Terima kasih karena telah memperhatikan warga yang membutuhkan dukungan di Singolangu. Masyarakat Singolangu yang kurang mampu bisa berusaha, bisa menambah penghasilan. Terima kasih untuk ROIS OJK dan Dompet Dhuafa yang telah membantu warga Singolangu," ujar dia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.dompetdhuafa.org










.png)
.png)