- RZ Berdayakan UMKM Cirebon
- DD Cetak Wirausahawan Baru
- BWI Serang Dorong Sertifikasi Wakaf
- Kemenag Siapkan 300 Beasiswa Zakat
- BAZNAS Paser Bantu Siswa Dhuafa
- BSI-FOZ-Poroz Perkuat Zakat
- Kemenag Siapkan 5 Program Ziswaf
- BAZNAS Jabar Kirim Kurban ke Palestina
- Perkuat Ziswaf untuk Bela Palestina
- Filantropi Islam Instrumen Pembangunan
DD Cetak Wirausahawan Baru

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Datariau.com
Institut Kemandirian bersama Dompet Dhuafa dan Audy Dental kembali membuka Program Pelatihan Menjahit dan Barber Profesional sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang terampil, produktif, dan mandiri secara ekonomi.
Program tersebut tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis sesuai bidang yang dipilih, tetapi juga memberikan penguatan karakter melalui materi Growth Mindset serta pembelajaran literasi keuangan untuk mendukung kesiapan peserta memasuki dunia kerja maupun merintis usaha mandiri.
Kolaborasi antara Institut Kemandirian, Dompet Dhuafa, dan Audy Dental menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan vokasi yang berkualitas. Program itu dirancang untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan akses pelatihan keterampilan sebagai bekal menuju kemandirian ekonomi.
Baca Lainnya :
- IZI Supervisi Pemanfaat Lapak Berkah 0
- Kurban LAZ Persis Makmurkan Peternak0
- Dompet Dhuafa Raih Marcomm Award0
- BPKH dan Lazismu Modernisasi Pesantren 0
- DD Kerahkan Kurban ke Palestina0
Manager Strategic Partnership Institut Kemandirian, Sri Apriyanti, mengatakan program tersebut menjadi momentum penting bagi peserta untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperluas peluang masa depan.
“Program ini merupakan momentum untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperluas peluang masa depan bagi para peserta,” ujar Sri Apriyanti.
Salah satu keunggulan program tersebut terletak pada kurikulum yang disusun secara komprehensif. Selain pelatihan teknis di bidang menjahit dan barber, peserta juga mendapatkan pembekalan Growth Mindset untuk membentuk pola pikir yang positif, adaptif, dan tangguh dalam menghadapi tantangan dunia kerja.
Tidak hanya itu, materi literasi keuangan turut diberikan agar peserta mampu mengelola pendapatan secara bijak serta memiliki kemampuan dalam merencanakan dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan setelah menyelesaikan pelatihan.
Pendekatan holistik tersebut menjadi ciri khas program yang dijalankan Institut Kemandirian. Dengan pendekatan itu, peserta tidak hanya memiliki keterampilan kerja, tetapi juga kesiapan mental dan kemampuan mengelola keuangan untuk mencapai kemandirian ekonomi.
Keberhasilan program tersebut juga terlihat dari kiprah para alumni yang telah merasakan manfaat langsung dari pelatihan yang diberikan.
Melisa, alumni Program Menjahit, dan Wandi, alumni Program Barber, menjadi contoh nyata bahwa keterampilan yang diasah secara serius mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan hidup.
Kisah sukses para alumni tersebut menjadi motivasi bagi peserta baru sekaligus menunjukkan dampak nyata program pemberdayaan yang dijalankan Institut Kemandirian dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Institut Kemandirian meyakini setiap individu memiliki potensi untuk berkembang apabila mendapatkan akses pelatihan yang tepat. Melalui program tersebut, potensi itu diharapkan dapat tumbuh menjadi kompetensi bernilai dan mampu bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.
Program Pelatihan Menjahit dan Barber Profesional terbuka bagi masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi. Informasi lebih lanjut mengenai program dan pendaftaran dapat diakses melalui kanal resmi Institut Kemandirian.
“Melalui program ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lebih banyak peluang, mengembangkan keterampilan, dan membangun masa depan yang lebih mandiri,” demikian pernyataan Institut Kemandirian.
Kontributor: Azzam Al Hanif
Editor: MAS
Sumber: www.datariau.com











.png)
.png)