- Menjawab Tantangan Transformasi Mustahik ke Muzaki
- Nama yang Tak Tercatat
- Ini Beasiswa S2 dan S3 LPDP
- Wakaf, Energi Masjid Pakai Panel Surya
- Kemenag Perketat Audit Zakat
- Dibuka, Seleksi Guru Madrasah Award 2026
- MUI Dakwah Pembangunan Sosial di Suriah
- MUI Serukan Islam Wasathiyah di Turki
- Baznas Tambah 300 Beasiswa Timur Tengah
- Dubes RI Mesir Apresiasi Beasiswa Baznas
Ini Beasiswa S2 dan S3 LPDP
.png)
Keterangan Gambar : Foto: Dok. Tribunnews.com (Laman Resmi LPDP Kemenkeu.go.id)
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka peluang bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi luar negeri melalui program Beasiswa Co-Funding 2026.
Pada tahun ini, LPDP menyediakan tujuh program beasiswa kemitraan yang bekerja sama dengan sejumlah universitas terkemuka di lima negara, yakni Amerika Serikat, Australia, Jerman, Jepang, dan Irlandia.
Program tersebut mencakup pendidikan jenjang magister (S2) dan doktor (S3) dengan berbagai pilihan bidang keilmuan.
Baca Lainnya :
- Dibuka, Seleksi Guru Madrasah Award 2026 0
- Baznas Tambah 300 Beasiswa Timur Tengah0
- Dubes RI Mesir Apresiasi Beasiswa Baznas0
- Baznas Perluas Jalur Kuliah via Zakat0
- Baznas Buka Beasiswa Timur Tengah0
Sejumlah bidang yang menjadi prioritas meliputi semikonduktor, teknik, pertanian, lingkungan, kesehatan, sains, teknologi, hingga ilmu sosial dan humaniora.
Mengacu pada informasi di akun Instagram resmi @lpdp_ri, pendaftaran tujuh program Beasiswa LPDP Co-Funding 2026 berlangsung pada 28 Oktober hingga 1 Desember 2026.
Salah satu hal yang membedakan program ini adalah tidak adanya tahapan seleksi bakat skolastik.
Bagi masyarakat yang berminat, berikut rincian tujuh program beasiswa, pilihan perguruan tinggi dan bidang studi, persyaratan umum, serta tahapan seleksinya.
Daftar Tujuh Beasiswa LPDP Co-Funding 2026
LPDP menghadirkan tujuh program beasiswa hasil kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri. Masing-masing program memiliki pilihan bidang studi, jenjang pendidikan, serta masa pendanaan yang berbeda.
Berikut daftar program yang ditawarkan:
Beasiswa LPDP–TU Braunschweig Program Doktor Bidang Semikonduktor
LPDP berkolaborasi dengan Technische Universität Braunschweig, Jerman, untuk menyediakan beasiswa jenjang doktor yang berfokus pada bidang semikonduktor.
Pendidikan akan berlangsung di Faculty of Electrical Engineering, Information Technology, Physics dengan masa pendanaan maksimal 48 bulan.
Program tersebut ditujukan bagi calon doktor yang ingin mengembangkan kompetensi di bidang semikonduktor, salah satu sektor penting dalam kemajuan teknologi elektronik.
Calon pendaftar diprioritaskan berasal dari latar belakang pendidikan magister Teknik Elektro, Fisika, Kimia, atau bidang keilmuan lain yang relevan.
Beasiswa LPDP–The University of Queensland Program Doktor
Melalui kerja sama dengan The University of Queensland (UQ), Australia, LPDP menyediakan kesempatan menempuh pendidikan doktor dalam berbagai disiplin ilmu.
Pendanaan program ini diberikan paling lama selama 48 bulan. Cakupan bidangnya meliputi blue economy, energi berkelanjutan dan terbarukan, lingkungan dan net zero, perubahan iklim, perencanaan perkotaan, agribisnis, keamanan maritim, kewirausahaan, pendidikan, humaniora, disabilitas, hingga isu gender.
Adapun pilihan program studi yang tersedia mencakup ilmu lingkungan, pertanian dan pangan, teknik, kesehatan, ilmu kelautan, pendidikan, ekonomi, serta ilmu sosial dan humaniora.
Beasiswa LPDP–Washington University in St. Louis Program Doktor
Program selanjutnya merupakan hasil kemitraan LPDP dengan Washington University in St. Louis (WashU), Amerika Serikat.
Beasiswa doktor ini mencakup bidang teknik, bisnis, kesehatan, sains, dan teknologi. Penerima beasiswa memperoleh pendanaan pendidikan maksimal selama 60 bulan.
Calon peserta dapat menentukan hingga tiga pilihan program studi sesuai dengan daftar yang telah ditetapkan LPDP.
Sejumlah bidang yang dapat dipilih antara lain teknik kedirgantaraan, teknik biomedis, ilmu komputer, teknik energi dan lingkungan, ilmu hayati, informatika biomedis dan ilmu data, kesehatan masyarakat, keperawatan, serta bisnis dan manajemen.
Beasiswa LPDP–UC Davis Program Doktor
LPDP turut menjalin kerja sama dengan University of California, Davis (UC Davis), Amerika Serikat, untuk membuka beasiswa pendidikan doktor.
Program ini diarahkan pada bidang pertanian, lingkungan, dan teknik dengan masa pendanaan paling lama 60 bulan.
Pilihan program studi yang tersedia cukup beragam, mulai dari ilmu hewan, ilmu atmosfer, ekologi, entomologi, ilmu pangan, biologi nutrisi, ilmu tanaman, rekayasa sistem biologi, hingga teknik biomedis.
Selain itu, tersedia pula bidang teknik kimia, teknik sipil dan lingkungan, ilmu komputer, serta teknik elektro dan komputer.
Melalui program tersebut, calon doktor berkesempatan memperdalam pengetahuan dan keahlian dalam pengembangan sistem pangan, keberlanjutan lingkungan, serta teknologi.
Beasiswa LPDP–The University of Sydney Program Doktor Bidang Teknik
Bekerja sama dengan The University of Sydney, Australia, LPDP menyediakan beasiswa doktor yang secara khusus berfokus pada bidang teknik.
Program ini memiliki masa pendanaan maksimal 48 bulan. Pendaftar diperbolehkan memilih hingga tiga program studi tujuan berdasarkan daftar yang tercantum dalam booklet resmi.
Bidang studi yang dapat dipilih meliputi teknik kedirgantaraan, teknik mekanik dan mekatronika, teknik biomedis, teknik kimia dan biomolekuler, teknik sipil, teknik elektro dan informasi, ilmu komputer, serta manajemen proyek.
Program tersebut juga berkaitan dengan pengembangan sejumlah sektor strategis, seperti kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, kecerdasan buatan, semikonduktor, hilirisasi dan industrialisasi, pertahanan, material dan manufaktur maju, energi, serta maritim.
Beasiswa LPDP–University College Dublin Program Master
Berbeda dari lima program sebelumnya yang menyediakan pendidikan doktor, kerja sama LPDP dengan University College Dublin (UCD), Irlandia, ditujukan bagi calon mahasiswa jenjang magister (S2).
Program ini memberikan pendanaan maksimal selama 12 bulan dengan pilihan bidang teknik dan arsitektur, kesehatan dan pertanian, serta sains.
Beberapa program studi yang ditawarkan di antaranya arsitektur dan perencanaan perkotaan terkait aksi iklim, kebijakan dan kepemimpinan lingkungan, robotika dan manufaktur cerdas, teknik elektronik dan komputer, jaringan tenaga listrik, serta teknik air dan lingkungan.
Pilihan lainnya mencakup konservasi satwa liar, pertanian, dan sumber daya lingkungan.
Beasiswa LPDP–NAIST Program Master dan Doktor
LPDP juga membuka program beasiswa hasil kerja sama dengan Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang.
Program ini memberikan kesempatan pendidikan untuk jenjang magister dan doktor dengan fokus pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Terdapat tiga bidang studi yang dapat dipilih, yaitu Information Science, Biological Science, dan Materials Science.
Masa pendanaan maksimal untuk jenjang magister adalah 24 bulan, sedangkan jenjang doktor mencapai 36 bulan.
Berbeda dari beberapa program kemitraan lainnya, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi tujuan sesuai daftar yang telah ditentukan LPDP.
Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP Co-Funding 2026
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi LPDP, pendaftaran tujuh program Beasiswa Co-Funding 2026 dibuka mulai 28 Oktober hingga 1 Desember 2026.
Berikut tahapan seleksi yang perlu diperhatikan calon peserta:
Pendaftaran: 28 Oktober–1 Desember 2026.
Seleksi Administrasi: 2–17 Desember 2026.
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 18 Desember 2026.
Pengajuan Sanggah: 19–23 Desember 2026.
Pengumuman Hasil Sanggah: 20 Januari 2027.
Seleksi Substansi:
NAIST dan USYD: 25 Januari–11 Februari 2027.
Program lainnya: 25 Januari–25 Februari 2027.
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi:
NAIST dan USYD: 12 Februari 2027.
TU Braunschweig, WashU, UQ, dan UC Davis: 24 Maret 2027.
UCD: 21 April 2027.
Perkuliahan Paling Cepat:
NAIST dan USYD: April 2027.
TU Braunschweig, UQ, dan UC Davis: Juli 2027.
WashU: Agustus 2027.
UCD: September 2027.
Ketentuan bagi Peserta Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2026
LPDP turut memberikan kesempatan kepada peserta yang sedang menjalani proses seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 untuk beralih mengikuti seleksi program co-funding.
Meski demikian, terdapat sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi peserta berdasarkan waktu pengajuan pendaftaran.
Mendaftar Sebelum 30 November 2026
Peserta yang masih mengikuti tahapan seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2026 dan bermaksud mendaftar program beasiswa co-funding diwajibkan mengajukan pengunduran diri terlebih dahulu.
Permohonan tersebut dapat disampaikan melalui layanan tiket bantuan LPDP di laman bantuanlpdp.kemenkeu.go.id.
Mendaftar Setelah 30 November 2026
Bagi peserta yang mengajukan pendaftaran setelah 30 November 2026, ketentuannya disesuaikan dengan hasil seleksi substansi Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026.
Peserta yang dinyatakan tidak lolos seleksi substansi dapat langsung mengikuti pendaftaran Beasiswa LPDP co-funding.
Sementara itu, peserta yang dinyatakan lolos seleksi substansi harus terlebih dahulu mengajukan pengunduran diri melalui layanan tiket bantuan LPDP apabila ingin mengikuti seleksi program co-funding.
Ketentuan Pemilihan Program Studi
Calon peserta juga perlu mencermati pilihan program studi dan perguruan tinggi sebelum menuntaskan proses pendaftaran.
Sebab, penerima beasiswa yang dinyatakan lolos seleksi wajib menjalani pendidikan pada program studi yang telah dipilih ketika mendaftar.
Peserta tidak diperkenankan mengganti program studi, perguruan tinggi, maupun program beasiswa LPDP, kecuali telah mendapatkan persetujuan dari LPDP.
Apabila ketentuan tersebut dilanggar, status kelulusan penerima beasiswa berpotensi dibatalkan.
Informasi lebih lengkap mengenai tujuh program Beasiswa LPDP Co-Funding 2026 dapat diakses melalui laman resmi lpdp.kemenkeu.go.id.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.tribunnews.com












.png)
.png)