Jaro Ade Dorong Beasiswa Santri

By Raeihan Ramadhan 07 Nov 2026, 00:29:38 WIB Z-Academy
Jaro Ade Dorong Beasiswa Santri

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Bogorplus.id (Aden)


Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperluas cakupan program beasiswa pendidikan agar dapat menjangkau kalangan santri, terutama anak yatim dan pelajar dari pesantren salafiyah yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Pria yang akrab disapa Jaro Ade itu menilai program beasiswa sarjana yang selama ini diberikan melalui desa perlu dikembangkan. Menurut dia, santri pesantren salafiyah juga membutuhkan dukungan pendidikan karena sebagian lembaga masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan kondisi ekonomi.

"Saya berharap ke depan beasiswa juga dilakukan untuk anak-anak santri, apalagi santri di pondok pesantren salafiyah yang pesantrennya dari bambu dan kayu," kata Jaro Ade kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).

Baca Lainnya :

Dia mengusulkan agar program tersebut turut diprioritaskan bagi anak yatim dan santri dari keluarga kurang mampu. Bantuan pendidikan itu diharapkan tidak hanya mendukung biaya pendidikan formal, tetapi juga memenuhi kebutuhan belajar santri, seperti pembelian kitab.

Menurut Jaro Ade, perhatian terhadap pendidikan keagamaan tidak selalu membutuhkan alokasi anggaran yang besar. Dukungan pemerintah daerah, kata dia, dapat menjadi salah satu upaya untuk memperluas kesempatan belajar bagi santri yang memiliki keterbatasan ekonomi.

"Tidak besar anggaran yang perlu kita sisihkan demi memberikan perhatian kepada dunia pendidikan keagamaan," tegas dia.

Jaro Ade menyampaikan bahwa usulan perluasan beasiswa tersebut akan diperjuangkan melalui pembahasan bersama Bupati Bogor dan DPRD Kabupaten Bogor. Meski demikian, pelaksanaannya masih memerlukan dukungan berbagai pihak serta mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.

Perluasan akses beasiswa bagi santri menjadi salah satu langkah untuk memastikan keterbatasan ekonomi tidak menghalangi generasi muda dalam memperoleh pendidikan. Kepedulian terhadap pendidikan keagamaan juga dapat diperkuat melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah. Dengan pengelolaan yang tepat, dana kebaikan umat dapat membantu anak yatim dan santri kurang mampu memenuhi kebutuhan belajar, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya generasi yang berilmu dan berdaya.

Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.bogorplus.id  




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment