- Dana Umat dan Masa Depan Pekerjaan Hijau
- Sekolah yang Menolak Jadi Sunyi
- Donasi Raisa-Natasha Bantu Korban Karhutla
- Tiga Mahasiswa Batang Terima Beasiswa BPI
- Beasiswa Fulbright Biayai Studi hingga AS
- Kemdiktisaintek Buka Beasiswa Doktoral 2026
- Beasiswa Bojonegoro Jangkau Ribuan Mahasiswa
- Jaro Ade Dorong Beasiswa Santri
- YPMAK Perketat Evaluasi Beasiswa Mahasiswa
- OJK-BWI Integrasikan Wakaf dan Perbankan
Jaro Ade Dorong Beasiswa Santri
.png)
Keterangan Gambar : Foto: Dok. Bogorplus.id (Aden)
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperluas cakupan program beasiswa pendidikan agar dapat menjangkau kalangan santri, terutama anak yatim dan pelajar dari pesantren salafiyah yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Pria yang akrab disapa Jaro Ade itu menilai program beasiswa sarjana yang selama ini diberikan melalui desa perlu dikembangkan. Menurut dia, santri pesantren salafiyah juga membutuhkan dukungan pendidikan karena sebagian lembaga masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan kondisi ekonomi.
"Saya berharap ke depan beasiswa juga dilakukan untuk anak-anak santri, apalagi santri di pondok pesantren salafiyah yang pesantrennya dari bambu dan kayu," kata Jaro Ade kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).
Baca Lainnya :
- YPMAK Perketat Evaluasi Beasiswa Mahasiswa0
- 665 Mahasiswa Banggai Terima Bantuan Biaya Kuliah0
- PCIM Hungaria Perluas Akses Beasiswa Internasional0
- MUI Jajaki Penambahan Beasiswa ke Mesir0
- Beasiswa BI Buka Peluang bagi Mahasiswa Polbeng0
Dia mengusulkan agar program tersebut turut diprioritaskan bagi anak yatim dan santri dari keluarga kurang mampu. Bantuan pendidikan itu diharapkan tidak hanya mendukung biaya pendidikan formal, tetapi juga memenuhi kebutuhan belajar santri, seperti pembelian kitab.
Menurut Jaro Ade, perhatian terhadap pendidikan keagamaan tidak selalu membutuhkan alokasi anggaran yang besar. Dukungan pemerintah daerah, kata dia, dapat menjadi salah satu upaya untuk memperluas kesempatan belajar bagi santri yang memiliki keterbatasan ekonomi.
"Tidak besar anggaran yang perlu kita sisihkan demi memberikan perhatian kepada dunia pendidikan keagamaan," tegas dia.
Jaro Ade menyampaikan bahwa usulan perluasan beasiswa tersebut akan diperjuangkan melalui pembahasan bersama Bupati Bogor dan DPRD Kabupaten Bogor. Meski demikian, pelaksanaannya masih memerlukan dukungan berbagai pihak serta mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.
Perluasan akses beasiswa bagi santri menjadi salah satu langkah untuk memastikan keterbatasan ekonomi tidak menghalangi generasi muda dalam memperoleh pendidikan. Kepedulian terhadap pendidikan keagamaan juga dapat diperkuat melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah. Dengan pengelolaan yang tepat, dana kebaikan umat dapat membantu anak yatim dan santri kurang mampu memenuhi kebutuhan belajar, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya generasi yang berilmu dan berdaya.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.bogorplus.id





.png)

.jpg)



.png)
.png)