- Hujan di Qusra
- Di Bawah Langit Sudan
- BEI Perluas Wakaf Saham melalui SOTS
- Baznas Sukoharjo Bantu 200 Mustahik
- Investasi Wakaf Produktif atasi Krisis Pangan dan Energi
- HUT RI, Baznas Pacitan Tebar Zakat ke Tukang Becak
- BI Buka Beasiswa Kebanksentralan
- UI dan Baznas Bangun Ekosistem Zakat Seniman
- Sawahlunto, 866 Mustahik Dizakati Rp676 Juta
- Kemenag Bentuk Tim Pangawas Baznas
MBSB Malaysia Latih Mustahik Teknisi Listrik
Keterangan Gambar : Foto: Dok. Sarawaktribune.com
Bank MBSB mengalokasikan dana zakat sebesar RM146.400 untuk memberikan pelatihan kepada 61 asnaf agar memiliki keterampilan sebagai teknisi listrik dan teknisi pengisian daya untuk pekerjaan di bidang tenaga surya.
Dana tersebut disalurkan melalui kerja sama antara MBSB Bank dan Otoritas Pengembangan Energi Berkelanjutan Malaysia (SEDA Malaysia).
MBSB Bank menjadi lembaga perbankan pertama yang menjalin kemitraan dengan SEDA Malaysia dalam memberikan pendanaan untuk sertifikasi profesional di bidang tenaga surya bagi masyarakat dari kelompok asnaf.
Baca Lainnya :
- MAIWP Malaysia Salur Zakat ke 600 Pengantin Mustahik 0
- UE Luncurkan Program Pengungsi Iklim0
- Dunia Abaikan Krisis Kemanusiaan Sudan0
- Islamic Relief Bantu Korban Banjir Bangladesh 0
- SOZECOM, Rujukan Zakat di Nigeria0
Menurut pihak bank, program tersebut dilaksanakan seiring dengan persiapan Malaysia untuk menyediakan kapasitas pembangkit tenaga surya baru sebesar 2.650 MW melalui putaran keenam program Tenaga Surya Skala Besar.
Program tersebut diperkirakan dapat menarik investasi swasta dengan nilai antara RM13 miliar hingga RM15 miliar. Selain itu, program ini diproyeksikan menciptakan sekitar 15.000 hingga 20.000 lapangan kerja selama tahap pengembangan dan konstruksi.
Kondisi tersebut dinilai akan meningkatkan kebutuhan terhadap tenaga kerja teknis lokal yang memiliki keterampilan dan kualifikasi sesuai dengan kebutuhan industri tenaga surya.
“Program ini diharapkan dapat menarik investasi swasta antara RM13 miliar dan RM15 miliar serta menciptakan antara 15.000 dan 20.000 lapangan kerja selama tahap pengembangan dan konstruksi, sehingga meningkatkan permintaan terhadap tenaga kerja teknis lokal yang berkualitas,” demikian pernyataan pihak bank.
Dalam program tersebut, para peserta akan mengikuti pelatihan Sistem Fotovoltaik Terhubung Jaringan untuk Teknisi Listrik dan Teknisi Pengisian Daya selama lima hari. Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh SEDA Malaysia.
Setiap peserta yang mengikuti program setidaknya harus memiliki sertifikat PW2 Wireman atau sertifikat A0 Chargeman yang masih berlaku dan diterbitkan oleh Komisi Energi Malaysia.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan dan kualifikasi kelistrikan para peserta. Materi yang diberikan mencakup integrasi sistem fotovoltaik tenaga surya yang terhubung dengan jaringan listrik, pengujian sistem, pengoperasian, hingga penerapan standar keselamatan.
“Kursus ini akan meningkatkan kualifikasi kelistrikan mereka melalui pelatihan mengenai integrasi sistem fotovoltaik surya yang terhubung ke jaringan listrik, pengujian, pengoperasian, dan kepatuhan terhadap keselamatan,” tambah pihak bank.
Peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dan dinyatakan lulus dalam ujian kompetensi akan mendapatkan pengakuan sebagai Personel Berkualifikasi SEDA Malaysia.
Sertifikasi tersebut memungkinkan para peserta untuk mengerjakan proyek fotovoltaik tenaga surya yang terhubung dengan jaringan listrik sesuai dengan ruang lingkup kualifikasi profesional yang mereka miliki.
MBSB Bank juga akan memberikan dana sebesar RM2.400 untuk masing-masing peserta. Dana tersebut digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan selama program, termasuk biaya pelatihan, materi pembelajaran, konsumsi, serta ujian sertifikasi.
“Kualifikasi ini dapat membuka peluang bagi peserta untuk mendapatkan pekerjaan terampil dengan potensi gaji awal antara RM2.800 hingga RM3.000 per bulan,” demikian ditegaskan kembali pihak bank.
Selain bekerja di perusahaan, peserta yang telah memperoleh sertifikasi juga memiliki kesempatan untuk menyediakan layanan secara mandiri. Mereka dapat bekerja sebagai pekerja lepas maupun mengembangkan usaha jasa sendiri di bidang yang sesuai dengan kompetensi mereka.
Dengan adanya program tersebut, dana zakat tidak hanya digunakan untuk memberikan bantuan langsung kepada asnaf, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang ekonomi bagi penerima manfaat melalui sektor energi terbarukan.
Kontributor: Nahata
Editor: MAS
Sumber: www.sarawaktribune.com










.png)
.png)