- Ketika Beasiswa Harus Melahirkan Integritas
- Gunung yang Tak Pernah Menjanjikan Kepulangan
- Baznas-NU Bantu Penyintas Gempa Flores
- Wakaf Produktif Antar RS Achmad Wardi Mendunia
- Rumah Zakat Atasi Krisis Air Semarang
- Baznas-Sixerhood Galang Dana Kemanusiaan
- BAZNAS Perkuat Pengentasan Kemiskinan di DIY
- Kemenag Percepat Pemulihan Pesantren Aceh
- LSP BWI Kembangkan Ekosistem Wakaf Produktif
- Pemerintah Pulihkan Status Wakaf Blang Padang
Ratusan Mustahik Banda Aceh Dapat Zakat

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Antaranews.com
Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Lembaga Baitul Mal setempat menyalurkan bantuan tunai dari pengelolaan zakat kepada 500 lebih warga fakir uzur dan lanjut usia (lansia) di ibu kota provinsi Aceh itu.
"Selain uang tunai, kita juga membawa bantuan lain, seperti kebutuhan pokok, hingga pemeriksaan kesehatan bagi lansia," ujar Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah usai menyerahkan bantuan untuk warga Kuta Alam, Banda Aceh, Jumat.
Afdhal mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada penerima yang sebelumnya telah melalui proses pendataan, sehingga penyalurannya dipastikan tepat sasaran.
Baca Lainnya :
- Baznas Jambi Nikahkan Puluhan Mustahik0
- Yatim Jombang Dapat Donasi BCA 0
- Warga Bandung Dapat Bantuan Sumur Bor 0
- Dhuafa Sleman Berdaya Berkat Domba 0
- DT Kembangkan Peternak Yogya 0
Dia menjelaskan, setiap penerima mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta untuk periode tiga bulan sekaligus, yakni alokasi Juli, Agustus, dan September atau dari perhitungan Rp500 ribu per bulan.
"Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 500 fakir uzur dan lansia yang menerima bantuan yang bersumber dari Baitul Mal Banda Aceh ini," ujar dia.
Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, muzakki yang telah menyalurkan zakat melalui Baitul Mal sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sebagai informasi, Baitul Mal merupakan lembaga nonstruktural yang bersifat independen di bawah pemerintahan Aceh. Memiliki kewenangan khusus untuk menjaga, mengelola, dan mengembangkan zakat, infak, wakaf, harta keagamaan lainnya (ZIWaH) di Aceh.
Dalam kesempatan ini, Afdhal menegaskan bahwa Pemko Banda Aceh terus menggencarkan berbagai program bantuan bagi masyarakat kurang mampu.
Diantaranya bantuan rumah layak huni melalui Baitul Mal dan Dinas Perkim, layanan kesehatan dari Dinas Kesehatan, dan bantuan pangan kelompok masyarakat miskin ekstrem oleh Dinas Sosial Banda Aceh.
"Semoga dengan berbagai program tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meningkatkan perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya kelompok fakir uzur dan lansia," ujar dia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.antaranews.com






.png)





.png)
.png)