- Filantropi, Solusi Dampak Disrupsi Teknologi
- Palestina, Macklemore dan Musik Sebagai Alat Perjuangan Kemanusiaan
- Baznas Majalengka Perkuat Pemberdayaan Petani
- Ketika Hutan Terbakar, Filantropi Islam Harus Ikut Menjaga
- DT Peduli Galang Donasi Dapur Gaza
- 32.828 Guru Difasilitasi Kuliah S1/D4
- Beasiswa Guru STEM dan AI Dibuka
- Potensi Rp4 M, Pegawai MBG Tasik Berzakat
- Zakat ASN Renov Rumah Nek Ngateni
- Macklemore Tur Dunia Bela Palestina
Baznas Majalengka Perkuat Pemberdayaan Petani

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Humas Baznas Majalengka
Peringatan Hari Tani Nasional 2026 menjadi momentum untuk mengapresiasi peran petani dalam menjaga ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Di balik hasil panen, terdapat kerja keras, ketekunan, dan ikhtiar petani dalam menyediakan pangan bagi masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menjadikan momentum tersebut sebagai upaya memperkuat kepedulian sosial melalui zakat. Zakat tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga dapat berperan dalam pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri, produktif, dan berdaya.
Pemberdayaan tersebut dapat dilakukan melalui berbagai program zakat yang menyasar kebutuhan mustahik secara tepat. Dukungan yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kemampuan ekonomi penerima manfaat sehingga dapat membangun kemandirian secara berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Ada Beasiswa Tunisia di NTB0
- Gubernur Papua: Perluas Manfaat Zakat0
- Lembaga Keagamaan Cilegon Dapat Hibah0
- Makassar Menuju Kota Filantropi0
- Donasi Kebakaran Wonosobo Rp185 Juta0
Petani memiliki posisi strategis dalam menjaga ketersediaan pangan. Aktivitas mereka di sawah, kebun, dan lahan pertanian menjadi bagian penting dalam rantai penyediaan pangan bagi keluarga maupun masyarakat.
Karena itu, apresiasi terhadap petani perlu diwujudkan melalui dukungan nyata yang dapat memperkuat kesejahteraan dan produktivitas. Dalam konteks zakat, hal tersebut dapat dilakukan melalui pemberdayaan mustahik yang berfokus pada peningkatan kapasitas, produktivitas, dan kemandirian ekonomi.
Zakat juga memiliki potensi untuk memberikan manfaat yang lebih luas apabila dikelola secara amanah dan tepat sasaran. Pengelolaan tersebut dapat menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan yang membantu masyarakat meningkatkan kondisi ekonomi dan kualitas kehidupan.
Semangat tersebut perlu terus dikembangkan dalam membangun ekosistem zakat di Kabupaten Majalengka. Muzaki dapat menunaikan zakat melalui lembaga yang terpercaya, sementara masyarakat didorong untuk memperkuat kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Pemberdayaan melalui zakat diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada penerima manfaat untuk berkembang dan meningkatkan kemandirian.
Hari Tani Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Petani berperan menyediakan pangan, sedangkan masyarakat dapat berkontribusi melalui kepedulian dan dukungan terhadap kehidupan sosial yang lebih berkeadilan.
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Tani Nasional 2026 untuk memperkuat semangat berbagi dan pemberdayaan melalui zakat.
Kontributor: Sella
Editor: MAS
Sumber: www.kabmajalengka.baznas.go.id











.png)
.png)