- Beasiswa NU-BAZNAS Bangun Jejaring Global
- Kemenag Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf
- Baznas Siak Panen Perdana Zakat Produktif
- LAZ Persis Desak Zakat Jadi Tax Credit
- Peduli Zakat, Bupati Pasbar Dipuji BAZNAS
- JNE Medan Salurkan Zakat Rp200 Juta
- RZ Kirim Bantuan Gempa ke Filipina
- Milad, Lazismu Genjot Program Berdampak
- Hidayatullah Launching Aplikasi Sedekah Subuh
- BMH Buka Layanan Medis Gratis di UNIDA
Baznas Siak Panen Perdana Zakat Produktif

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rri.co.id
Program zakat produktif yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Siak, Provinsi Riau, mulai membuahkan hasil. Sebanyak sembilan petani penerima manfaat zakat (mustahik) melaksanakan panen perdana padi di lahan seluas 9 hektare di Kampung Bungaraya pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan produksi padi di Kecamatan Bungaraya.
Panen perdana itu dihadiri Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli yang memberikan apresiasi terhadap program pemberdayaan berbasis zakat tersebut. Menurut dia, pengelolaan zakat secara produktif mampu menghadirkan manfaat jangka panjang melalui peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
"Program ini tidak sekadar memberi bantuan, tetapi memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berusaha dan memperoleh penghasilan secara berkelanjutan," ujar dia.
Baca Lainnya :
- Dhuafa, Arifin Lolos UGM dengan Beasiswa0
- Zakat Bangkitkan Usaha Disabilitas0
- BMH Bantu Dai Hidayatullah0
- Anak Disabilitas Bontang Terima Bantuan Bulanan0
- Yatim Mandiri Gelar Inspiring Muharram0
Program zakat produktif tersebut dilaksanakan melalui penyewaan lahan selama lima tahun dengan dukungan dana zakat sebesar Rp720 juta. Pada musim tanam pertama, sembilan mustahik masing-masing mengelola lahan seluas satu hektare. Sementara itu, BAZNAS menargetkan sebanyak 90 kepala keluarga dapat memperoleh manfaat dari program tersebut dalam lima tahun mendatang.
Pelaksanaan program juga didukung oleh TNI Angkatan Darat melalui Brigif TP 89/Gempam Gasib. Pendampingan diberikan kepada para petani dalam pemanfaatan alat pertanian modern, pengelolaan sistem irigasi, serta penerapan teknologi pertanian. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.rri.co.id

.jpg)








.png)
.png)