Milad, Lazismu Genjot Program Berdampak

By Revolusioner 16 Jul 2026, 08:52:18 WIB LAZ
Milad, Lazismu Genjot Program Berdampak

Keterangan Gambar : Foto: jatim.lazismu.org


Lazismu memasuki usia ke-24 dengan terus menghadapi perkembangan teknologi informasi yang mengubah pola masyarakat dalam berderma, dari cara konvensional menuju budaya filantropi modern berbasis digital.

Di Kabupaten Jember, peringatan Milad ke-24 Lazismu digelar meriah. Puncak perayaan dirangkaikan dengan Pengajian Ahad Pagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jember yang berlangsung di Kompleks PDM Kabupaten Jember pada Ahad (12/7/2026).

Direktur Lazismu Jember, Asbit Iman Sampurna, mengatakan peringatan Milad ke-24 menjadi bentuk rasa syukur sekaligus momentum memperkuat semangat dakwah filantropi melalui aksi nyata pemberdayaan umat yang terintegrasi dengan berbagai organisasi dan lembaga.

Baca Lainnya :

“Milad ke-24 Lazismu bukan sekadar peringatan bertambahnya usia lembaga, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat gerakan kolaborasi dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat,” ujar dia.

Ketua PDM Jember, Aminullah Elhady, membuka acara sekaligus menyampaikan apresiasi terhadap Program Ketahanan Pangan Lazismu. Dia menilai program BaksoMu yang memanfaatkan hasil olahan daging kurban mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Dia juga menyampaikan bahwa Milad Lazismu menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Karena itu, masyarakat dan warga Muhammadiyah diajak mengikuti Pengajian Ahad Pagi sekaligus memanfaatkan berbagai layanan sosial yang telah disediakan.

Sementara itu, Zainul Muslimin yang mewakili Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dalam Pengajian Ahad Pagi menegaskan bahwa menjalankan amanah di Lazismu harus dilakukan secara terukur.

Dia mengatakan keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari rutinitas pelaksanaannya, tetapi dari besarnya manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Kita harus melampaui sekadar rutinitas, karena keberhasilan nilai manfaat program diukur dari seberapa besar manfaat yang dirasakan umat. Amanah ini tidak sepenuhnya segaris dengan latar belakang profesi, namun sebagai warga Muhammadiyah, kita harus siap mengurus organisasi dengan cara terbaik,” jelas dia.

Dalam peringatan Milad tersebut, Lazismu Jember juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi, di antaranya layanan donor darah dari PMI Jember, stan UMKM warga Muhammadiyah, serta layanan cukur rambut gratis yang telah berjalan selama beberapa bulan.

Selain itu, masyarakat juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis, program Yatim Nge-Mall, pentasarufan Al-Qur'an Braille dan buku Iqra, pelatihan beserta pembagian alat cukur gratis, penyajian BaksoMu, hingga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Syariah Nasional (BSN).

Amil Lazismu Jember menjelaskan bahwa kerja sama antara Lazismu Jember dan BSN telah terjalin melalui sejumlah program strategis, di antaranya Program Kampung Zero Waste dan Program Kurban Pedalaman yang dilaksanakan di Dusun Mandilis, Desa Tempurejo.

Salah seorang penerima manfaat, Syarif Laka, santri Pondok Modern Muhammadiyah Pakusari, mengaku bersyukur atas bantuan dan pelatihan alat cukur yang diterimanya.

“Program ini tidak hanya sekadar memberi alat, tetapi juga membekali kami dengan keterampilan nyata untuk mandiri secara ekonomi di masa depan,” ungkap dia.

Kontributor: Azzam Al Hanif
Editor: MAS
Sumber: www.lazismu.org




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment