- Beasiswa NU-BAZNAS Bangun Jejaring Global
- Kemenag Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf
- Baznas Siak Panen Perdana Zakat Produktif
- LAZ Persis Desak Zakat Jadi Tax Credit
- Peduli Zakat, Bupati Pasbar Dipuji BAZNAS
- JNE Medan Salurkan Zakat Rp200 Juta
- RZ Kirim Bantuan Gempa ke Filipina
- Milad, Lazismu Genjot Program Berdampak
- Hidayatullah Launching Aplikasi Sedekah Subuh
- BMH Buka Layanan Medis Gratis di UNIDA
Hidayatullah Launching Aplikasi Sedekah Subuh

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Jatim.rm.id
Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah bersama Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dan Maybank Syariah resmi meluncurkan Aplikasi Sedekah Subuh di Bangi Kopi, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).
Peluncuran aplikasi bertajuk "Satu Klik Sedekah Subuh, Sejuta Manfaat untuk Umat" tersebut menjadi wujud kolaborasi antara organisasi dakwah, lembaga amil zakat, dan sektor perbankan dalam memperkuat budaya berbagi melalui pemanfaatan teknologi digital.
Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH Naspi Arsyad, mengatakan transformasi digital perlu dimanfaatkan untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam gerakan filantropi Islam.
Baca Lainnya :
- Pesantren UQI Raih Perak di Malaysia Technology Expo0
- IMS Connect 2026 Hadirkan Teknologi Kreatif Terkini0
- Startup Sualeh Ditawar Rp 1.000 Triliun0
- Berzakat Praktis via SharingHappiness0
- Aplikasi Kawal Haji Pantau Kendala Jemaah0
Menurut dia, Indonesia memiliki modal sosial yang besar melalui budaya zakat, infak, sedekah, wakaf, termasuk tradisi bersedekah pada waktu subuh. Potensi tersebut perlu didukung oleh sistem digital yang memudahkan masyarakat menyalurkan donasi secara berkelanjutan.
"Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat kedermawanan masyarakat yang tinggi. Hari ini, teknologi harus menjadi wasilah untuk memperkuat budaya berbagi dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat," ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).
Dia menegaskan, kolaborasi Hidayatullah, BMH, dan Maybank Syariah menjadi contoh sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem filantropi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
"Kami berharap gerakan ini menjadi penghubung antara semangat masyarakat untuk berbagi dengan pengelolaan dana sosial yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya," ujar dia.
Direktur Laznas BMH, Supendi, mengatakan Gerakan Sedekah Subuh hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin bersedekah secara rutin, tetapi kerap terkendala kesibukan maupun keterbatasan akses ke kanal donasi.
"Yang kami bangun bukan hanya aplikasi ataupun QRIS. Yang ingin kami bangun adalah sebuah gerakan, yaitu membiasakan masyarakat memulai hari dengan bersedekah sehingga berbagi menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari," ujar dia.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menentukan komitmen sedekah harian, mingguan, setiap Jumat, maupun bulanan dengan nominal yang disesuaikan kemampuan masing-masing.
Aplikasi itu juga dilengkapi dengan fitur pembayaran digital, pengingat otomatis, serta laporan penyaluran dana yang diberikan secara berkala.
Selain itu, BMH menghadirkan fitur QRIS Personal Campaign yang memungkinkan individu, komunitas, sekolah, masjid, hingga pelaku usaha memiliki QRIS khusus untuk mengajak masyarakat ikut bersedekah.
"Harapan kami, setelah peluncuran ini lahir ribuan penggerak kebaikan yang mengajak keluarga, sahabat, hingga komunitasnya membiasakan Sedekah Subuh setiap hari," ujar dia.
Sementara itu, Direktur Maybank Syariah, Romy Hardiansyah, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bentuk dukungan sektor perbankan dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang berdampak sosial.
Menurut dia, sistem pembayaran digital melalui QRIS merupakan instrumen penting dalam membangun kebiasaan bersedekah secara berkelanjutan.
"Kolaborasi ini mempertemukan teknologi pembayaran digital dengan gerakan sosial yang memiliki dampak nyata. Kami ingin memberikan kemudahan agar siapa pun dapat berbagi kapan saja dan di mana saja," kata dia.
Dia menambahkan, Maybank Syariah tidak hanya menyediakan sistem pembayaran digital, tetapi juga mendukung penguatan literasi keuangan, edukasi transaksi digital, serta pengembangan ekosistem filantropi modern yang inklusif.
"Kami berharap, kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana inovasi digital dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat budaya kedermawanan di Indonesia," ujar dia.
Setelah peluncuran, DPP Hidayatullah bersama Laznas BMH akan melakukan sosialisasi aplikasi ke seluruh jaringan Hidayatullah di Indonesia, memberikan edukasi kepada masyarakat, mengembangkan fitur aplikasi sesuai kebutuhan pengguna, serta memantau pertumbuhan jumlah pengguna dan penghimpunan dana.
Melalui kolaborasi tersebut, ketiga lembaga berharap transformasi digital dapat memperkuat ekosistem filantropi Islam yang profesional, transparan, dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat.
Kontributor: Azzam Al Hanif
Editor: MAS
Sumber: www.rm.id

.jpg)









.png)
.png)