- Israel Robohkan Rumah Warga Palestina yang Tewas dalam Bentrokan
- Dibuka, Beasiswa Guru dan Tendik 2026
- Menko PM: Baznas Solusi Pemberdayaan
- RZ Tebar 20 Ribu Liter Air di Indramayu
- UMKM Mustahik Bone Dapat Zakat Berkah
- RZ Kirim Hotmeals ke Pengungsi Sudan
- BSI Raih Penghargaan untuk Green Zakat
- Palestina, Muhammadiyah Siapkan Program Pemberdayaan
- BAZNAS Majalengka Tebar Beasiswa Stimulan
- MAIWP Malaysia Salur Zakat ke 600 Pengantin Mustahik
Israel Robohkan Rumah Warga Palestina yang Tewas dalam Bentrokan

Keterangan Gambar : DetikNews.com
Yerusalem - Israel menghancurkan rumah milik seorang warga Palestina yang tewas pada Juli lalu. Bentrokan terjadi setelah sekelompok pemukim Israel mendatangi Kota Tell.
Dilansir AFP, Rabu (12/8/2026), bentrokan tersebut terjadi pada 24 Juli 2026. Peristiwa itu menyebabkan seorang pemukim, seorang tentara, dan empat warga Palestina tewas, termasuk Farouq Ramadan yang rumahnya kemudian dihancurkan.
"Sekitar pukul 08.15 pagi (05.15 GMT), militer Israel meledakkan apartemen tempat tinggal mendiang Farouq Ramadan bersama istri dan kelima putrinya," ujar Wali Kota Tell, Walid Zaidan, kepada AFP.
Baca Lainnya :
- Palestina, Muhammadiyah Siapkan Program Pemberdayaan 0
- Pemprov Jakarta Bantu Gaza0
- Lazismu Layani Pasien Kanker Palestina 0
- Mengenal Tradisi Waris Sebelum Kematian0
- Ini Dia Larangan Dalam Wasiat0
Zaidan mengatakan sekitar 30 kendaraan militer serta tim zeni Israel memasuki desa tersebut pada Senin (10/8) malam. Mereka mengevakuasi penghuni dari 30 rumah yang berada di sekitar kediaman Farouq sebelum penghancuran berlangsung.
Wartawan AFP melihat tim zeni militer memasang bahan peledak sebelum meledakkan apartemen di lantai dua yang menjadi tempat tinggal Farouq. Dalam pernyataannya, militer Israel menyebut pasukannya telah "menghancurkan rumah tempat tinggal teroris yang melakukan penembakan tersebut."
"Kami akan terus mengambil tindakan proaktif dan ofensif untuk menggagalkan terorisme di seluruh Yudea dan Samaria serta menyeret ke pengadilan para teroris yang berupaya mencelakai warga Negara Israel," demikian pernyataan militer Israel. Pernyataan tersebut menggunakan istilah alkitabiah untuk menyebut wilayah Tepi Barat.
Radio militer Israel menyebut waktu dua minggu yang dibutuhkan untuk merobohkan rumah tersebut sebagai "rekor waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya".
Kontributor: Nadia
Editor: MAS
Sumber: www.detiknews.com







.png)



.png)
.png)