Khofifah Dorong Baznas Jatim Perkuat Tata Kelola

By Revolusioner 11 Agu 2026, 14:57:52 WIB Lokal
Khofifah Dorong Baznas Jatim Perkuat Tata Kelola

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Antaranews.com


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur memperkuat transformasi pengelolaan zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kemandirian mustahik. Hal tersebut disampaikan saat pelantikan pimpinan Baznas Jatim periode 2026-2031 di Surabaya.

"Ketika aspek fisik, kesehatan mental, spiritual dan ekonomi bisa kita intervensi secara beriringan, insya Allah mustahik tidak hanya terbantu untuk melewati persoalan hari ini, tetapi juga memiliki jalan untuk bangkit dan menjadi lebih mandiri," ujar dia dalam keterangannya di Surabaya, Selasa, 11 Agustus 2026.

Khofifah mengatakan penyaluran zakat tidak cukup hanya berupa bantuan material. Menurut dia, pemberian zakat perlu diiringi pendampingan kesehatan mental, spiritual, serta pemberdayaan ekonomi agar manfaat yang dihasilkan dapat bertahan dalam jangka panjang.

Baca Lainnya :

Menurut dia, Baznas perlu menjangkau berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pendampingan, termasuk komunitas pengemudi ojek daring perempuan yang sebagian besar merupakan orang tua tunggal serta kelompok rentan lainnya.

Dia menilai pendekatan pemberdayaan tersebut merupakan bagian dari upaya menjadikan zakat sebagai instrumen transformasi sosial. Dengan demikian, penerima manfaat tidak hanya terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki kemampuan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Khofifah menambahkan, besarnya potensi zakat harus dikelola secara amanah, profesional, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan. Menurut dia, pengelolaan tersebut dapat menjadikan zakat sebagai pengungkit peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Pimpinan Baznas RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah sekaligus Pembina Wilayah Jawa Timur, Hj. Saidah Sakwan, menyampaikan bahwa sinkronisasi dan konsolidasi menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola zakat.

"Sinkronisasi konsolidasi menjadi penting. BAZNAS Jatim harus menjaga tata kelola sekaligus menjadi bagian problem solving dari seluruh kebutuhan mustahik dan memberikan dampak bagi masyarakat Jawa Timur," ujar dia.

Ketua Baznas Jatim HM Ghofirin mengatakan pihaknya akan membawa Baznas Jatim memasuki fase transformasi yang inklusif, profesional, dan memberikan dampak melalui sembilan prioritas strategis yang diberi nama Nawa Pradana.

"Nawa Pradana ini menjadi pijakan Baznas Jatim dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS) dan dana sosial keagamaan lainnya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur," ujar dia.

Dia menjelaskan, sembilan prioritas tersebut terdiri atas program Baznas Jatim Peduli, Cerdas, Sehat, Sejahtera, Lestari, Tangguh, Amanah, Inklusif, dan Sinergi. Seluruh program diarahkan untuk memperkuat pelayanan kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, tata kelola, serta kolaborasi lintas sektor.

Kontributor: Yola
Editor: MAS
Sumber: www.antaranews.com 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment