Lazismu Perluas Manfaat untuk Mustahik

By Revolusioner 06 Agu 2026, 09:05:35 WIB Mustahik
Lazismu Perluas Manfaat untuk Mustahik

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Suaramuhammadiyah.id


Memasuki usia ke-24 tahun, Lazismu kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga filantropi Islam yang profesional, amanah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Mengusung tema "Integrasi Menguatkan Dampak: Menggerakkan Potensi Amil, Memperluas Manfaat bagi Mustahik", peringatan Milad ke-24 dijadikan sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi, tata kelola, dan inovasi dalam memperluas dampak bagi umat.

Sejak berdiri pada 2002, Lazismu berkembang menjadi jaringan filantropi Islam yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia melalui enam pilar program, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan dakwah, kemanusiaan, serta lingkungan. Berbagai program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong kesejahteraan yang berkelanjutan.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, menyampaikan bahwa tema milad tahun ini merupakan implementasi Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tahun 2025 sekaligus tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Nasional Lazismu Tahun 2026.

Baca Lainnya :

"Integrasi menjadi fondasi penting dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya agar mampu menghasilkan program yang lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," ujar dia.

Sepanjang 2025, Lazismu melaksanakan berbagai program pemberdayaan di setiap pilar. Pada sektor ekonomi, program TelurMu, Ternak Mandiri, Tani Bangkit, Ketahanan Pangan, Kampung Berkemajuan, hingga pelatihan ecoprint bagi penyandang disabilitas berhasil menjangkau 37.360 penerima manfaat serta mendorong peningkatan kapasitas usaha dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Di bidang pendidikan, Lazismu memperluas akses belajar melalui program Beasiswa Sang Surya, Beasiswa Mentari, Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP), Save Our School, Peduli Guru, Tablet untuk Pelajar, serta Lazismu Goes to Campus. Seluruh program tersebut telah memberikan manfaat kepada 205.630 penerima manfaat sepanjang 2025.

Pada sektor kesehatan, Lazismu menghadirkan layanan Ambulans Gratis, Klinik Apung Said Tuhuleley, Rumah Singgah Pasien, serta program sanitasi masyarakat. Selain itu, lembaga tersebut juga mendukung program pemerintah dalam penanganan tuberkulosis (TBC) dan pencegahan stunting melalui pendampingan pasien serta penyaluran paket nutrisi. Berbagai layanan tersebut telah menjangkau 32.361 penerima manfaat.

Di bidang sosial dan dakwah, Lazismu memberikan manfaat kepada 1.952.422 penerima manfaat melalui program pemberdayaan mualaf, pendampingan penyandang disabilitas, pelayanan lansia, program kurban untuk ketahanan pangan, hingga berbagai aksi kemanusiaan. Sementara itu, pada pilar lingkungan, Lazismu mengembangkan program Pelihara Daratmu, Sayangi Lautmu, dan Tanam Pohon yang telah menjangkau 45.550 penerima manfaat di berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Utama Lazismu Pusat, Barry Adhitya, menegaskan bahwa perjalanan Lazismu selama 24 tahun tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat, para muzaki, donatur, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan. "Kepercayaan tersebut menjadi amanah yang terus kami jaga melalui tata kelola yang profesional, transparan, akuntabel, dan berdampak," ungkap dia.

Kepercayaan tersebut tercermin dari capaian penghimpunan dana nasional sepanjang 2025 yang mencapai Rp792,96 miliar atau 153 persen dari target nasional. Dari total dana yang berhasil dihimpun, Lazismu telah menyalurkan Rp641,32 miliar atau sekitar 81 persen melalui berbagai program pemberdayaan di seluruh Indonesia. Tren penghimpunan dan penyaluran dana tersebut juga terus mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu, Lazismu secara konsisten mempertahankan tata kelola yang baik dengan memperoleh Akreditasi A dari Kementerian Agama Republik Indonesia selama enam tahun berturut-turut pada periode 2019–2024. Lembaga tersebut juga meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahunannya pada periode yang sama serta menerima berbagai penghargaan nasional atas kinerja penghimpunan dan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah.

Puncak peringatan Milad ke-24 Lazismu diselenggarakan pada 29 Juli 2026 di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kementerian Agama Republik Indonesia, mitra strategis, dunia usaha, media, serta para muzaki.

Momentum tersebut juga diisi dengan peluncuran kolaborasi kemitraan untuk pemberdayaan masyarakat, bedah buku "Jurnalisme Filantropi: Media dan Visi Kesejahteraan", serta berbagai kegiatan kolaboratif lainnya.

Melalui peringatan usia ke-24 tahun ini, Lazismu kembali menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan potensi amil, memperkuat tata kelola yang terintegrasi, serta menghadirkan program-program yang inovatif, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat yang semakin luas bagi mustahik serta kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Kontributor: Yola

Editor: MAS
Sumber: www.suaramuhammadiyah.id 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment